by

Penjelasan soal Keakuratan Swab Antigen

,Palangka Raya: Hingga saat ini keakuratan swab antigen masih dipertanyakan masyarakat karena terdapat hasil yang terkadang tidak sesuai harapan.

Hosting Unlimited Indonesia

Terkait hal itu, Kepala Laboratorium Mikrobiologi Klinik Biomekuler Covid -19 RSUD Kelampangan dr Mayawati E S Mewo mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan antigen maka yang kerap terjadi apabila sensitivity akan menurun kalau sensitivitynya lebih dari tiga puluh hingga 35 ke atas maka sensitivity akan menurun hingga 60 persen.

Selain itu faktor lain yang kerap mempengaruhi seperti masalah reagennya,alat yang digunakan saat pengambilan swab.

”Iya yang pasti banyak factor yang dapat membuat swab antigen tidak akurat bahkan PCR pun bisa pula terjadi hal semacam itu.”jelas dr Mayawati, Minggu (120921).

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Cabang Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Rini Fortina, SKM.,M.Kes menilai, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil swab antigen seseorang diantaranya faktor internal dan eksternal seperti teknik pengambilan sample maupun kondisi anti gen atau anti bodi seseorang saat melakukan swab.

”Yang pasti faktor internal dan eksternal kerap mempengaruhi hasil swab antigen.”kata Rini Fortina.

Rini Fortina menyarankan agar tidak terjadi kesalahan saat melakukan swab antigen sehingga hasil dapat akurat maka diperlukan pengawasan kontrol juga pelatihan bagi petugas swab sehingga SDM lebih terlatih dan trampil.

Selanjutnya, Rini juga menyarankan agar akat yang digunakan dalam pengambilan sample saat swab antigen harus dikalibrasi guna menentukan kebenaran secara umum alat ukur yang digunakan.

Selain itu yang perlu diperhatikan jelas Rini Fortina reagen yang digunakan untuk keakuratan swab antigen harus yang berkualitas sehingga hasil yang diperoleh dapat tepat atau akurat. (imr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *