by

Pengusaha Wajib Bayar Upah Lembur

Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta para pengusaha yang mempekerjakan pekerjanya di hari libur Lebaran Idulfitri 1443 Hijriah/2022, wajib membayar upah lembur.

“Di Pasal 187 Undang-Undang Cipta Kerja bahwa pengusaha yang tidak membayar upah lembur pada hari libur resmi (pasal 85 ayat 3), dikenakan sanksi pidana kurungan paling singkat 1 bulan dan paling lama 12 bulan dan/atau denda paling sedikit Rp10 juta dan paling banyak Rp100 juta,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan dan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker & K3) Kemnaker Haiyani Rumondang dalam keterangan, Kamis (5/5/2022).

Haiyani mengatakan, bagi pengusaha yang juga mempekerjakan pekerjanya untuk bekerja pada hari pertama dan kedua Lebaran, maka pengusaha tersebut wajib membayar upah kerja lembur.

Hal itu sesuai dengan ketentuan Pasal 78 ayat (2) UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja jo Pasal 29 ayat (2) PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang PKWT, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan PHK.

“Pengusaha yang tidak membayar upah kerja lembur bagi pekerja yang dipekerjakan pada hari libur nasional yang ditetapkan dikenakan sanksi pidana kurungan paling singkat 1 bulan dan paling lama 12 bulan dan/atau denda paling sedikit Rp10 juta dan paling banyak Rp100 juta sebagaimana diatur dalam Pasal 187 UU Nomor 11 Tahun 2020,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.