by

Pengusaha Minta Anak-anak Dapat Masuk Mal

Jakarta: Para pengusaha yang tergabung dalam berbagai asosiasi pengusaha mengapresiasi keputusan pemerintah yang terus memberikan kelonggaran terhadap operasional pusat perbelanjaan atau mal selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Hosting Unlimited Indonesia

Terutama keputusan, waktu makan di tempat atau dine in yang diperpanjang menjadi 60 menit dari sebelumnya hanya 30 menit saja.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja mengatakan kebijakan ini akan mendorong peningkatan kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan.

“Kami menyambut baik kebijakan ini. Karena sekarang kan sudah boleh dine in diperpanjang, waktu makan di tempat itu diperpanjang menjadi 60 menit. Jadi saya kira ini akan sedikit mendorong peningkatan dari kunjungan,” kata Alphonsus Widjaja seusai bertemu Presiden Joko Widodo, di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Namun, Alphonsus mengatakan masih ada satu harapan lagi yang sebetulnya diinginkan para pengusaha, yakni pemerintah kembali memperbolehkan anak-anak di bawah usia 12 tahun masuk ke pusat perbelanjaan.

“Tetapi sebetulnya, pusat perbelanjaan juga mengharapkan anak-anak di bawah usia 12 tahun itu bisa diperbolehkan masuk juga ke pusat perbelanjaan. Karena sekarang itu, di dalam pusat perbelanjaan itu kan praktis semua sudah divaksinasi,” ujar Alphonsus.

Pasalnya, menurut Alphonsus, pusat perbelanjaan atau mal sudah relatif jauh lebih aman dan sehat. Sehingga seharusnya sudah tidak ada lagi pembatasan usia dan waktu makan di tempat.

“Jadi itu yang kami harapkan sekarang,” ucap Alphonsus Widjaja.

Tak hanya itu, lanjut Alphonsus, pusat perbelanjaan sudah wajib menerapkan aplikasi PeduliLindungi sebagai akses masuk masyarakat. Artinya, masyarakat yang ingin masuk kedalam mal harus wajib vaksinasi dan pemeriksaannya dilakukan dengan melakukan aplikasi tersebut.

“Saya kira itu nomor satu. Bahwa selama ini, pusat perbelanjaan sudah menunjukkan konsistensi dalam pelaksanaannya, sehingga ini yang bisa membuat pemerintah semakin yakin bahwa di dalam pusat perbelanjaan sekarang jauh lebih sehat dan lebih aman lagi,” pungkas Alphonsus.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *