Pengusaha DKI Jakarta Siap Jika Lakukan Lockdown Selama Dua Pekan

0
(0)

Jakarta: Kalangan pengusaha melihat situasi di DKI Jakarta akibat mewabahnya covid-19 sudah sangat memprihatinkan dan bukan tidak mungkin telah berdampak terhadap dunia usaha. Karena itu, kalangan pengusaha dari berbagai organisasi atau asosiasi di DKI Jakarta ini telah sepakat melakukan lockdown selama dua pekan.

“Saya mewakili Kadin DKI Jakarta akan mengadakan satu langkah yang mungkin ini adalah yang terburuk bahwa kita harus preventif dengan mengadakan, sekarang kan yang sekolah kemudian BUMN sudah memberlakukan pengetatan di karyawannya. Jadi kita akan berani mengatakan bahwa DKI Jakarta, Kadin akan siap membantu preventif dengan lockdown,” kata Ketua Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi usai mengikuti pertemuan di kantor Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Minggu (15/3/2020).

Pertemuan tersebut diinisiasi oleh Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta yang dihadiri kalangan pengusaha dari Kadin DKI Jakarta dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta. Pertemuan ini dalam rangka membahas dampak wabah covd-19 di DKI Jakarta.

Diana mengatakan ada tiga klaster lockdown yang akan dikakukan. Pertama, perusahaan layanan publik tetap melakukan kegiatan sebagaimana biasanya. Kedua, perusahaan bisa membuat sebagian karyawannya melakukan kegiatan di kantor dan sebagian lagi di rumah. Ketiga, semua karyawan perusahaan full beraktivitas di rumah.

“Kita juga akan melihat bagaimana perusahaan-perusahaan yang mempunyai hajat hidup orang banyak kemudian mempunyai pelayanan-pelayanan umum,” paparnya.

Menurut Diana, langkah lockdown ini juga perlu dilakukan oleh pemerintah, karena ia melihat sejumlah negera yang melakukan lockdown justru berdampak positif terhadap menurunnya sebaran wabah covid-19. “Seperti di negara lain yang melajukan lockdown bukan berarti malah menjadi meningkat tapi di situ kita seperti berpuasa. Artinya semua bisa terkendali dan harapannya seperti itu,” ujar Diana.

Di tempat yang sama, Ketua Apindo DKI Jakarta Solihin mengimbau kepada para pengusaha untuk membantu masyarakat dalam menyediakan kebutuhan pokok. Dengan melihat kondisi sebaran covid-19 di DKI Jakarta yang jumlah penderitanya makin bertambah, menurut dia akan membuat masyarakat ketakutan untuk melakukan aktivitas di luar rumah.

“Kalau kita melihat dalam kondisi yang sekarang ini kita ditanya mengenI kesiapan daripada kebutuhan masyarakat. Apa sih kebutuhan masyarakat yang menunjang kegiatan-kegiatan baik di rumah maupun di tempat kerja yaitu kebutuhan pokok,” ucap Solihin.

Apalagi kata Solihin, masyarakat sudah mulai menghadapi bulan Ramadhan dimana permintaan kebutuhan pokok akan meningkat signifikan. “Tapi pengusaha meyakinkan bahwa stok cukup saat ini dari beras dan lain sebagainya, kecuali gula kita masih ada terbatas. Di luar dari itu gak usah khawatir cukup, jadi gak perlu pembelian berlebihan dari masyarakat,” imbuhnya.

Kadisnakertrans dan Energi DKI Jakarta, Andriansyah yang juga hadir dalam rapat tersebut menjelaskan langkah lockdown yang dilakukan pengusaha DKI Jakarta baru sebatas wacana yang belum diputuskan oleh Pemprov.

“Perlu saya sampaikan bahwa ini baru wacana persiapan, apabila kebijakan itu diambil. Oleh karena itu, saya berinisiatif untuk mengumpulkan semua pengusaha melalui asosiasi-asosiasinya alhamdulillah hadir ibu Diana Dewi dari Kadin DKI dan bapak Solihin selaku Ketua Apindo DKI dan anggotanya,” kata Andriansyah.

Dalam pertemuan itu disepakati akan dibentuk tim khusus yang melibatkan Kadin DKI Jakarta, Apindo DKI Jakarta, dan Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta untuk merumuskan langkah-langkah bersama dalam penangaman covid-19 yang selanjutnya akan direkomendasikan ke Pemprov DKI Jakarta, maupun pemerintah pusat.

“Yang jelas yakini bahwa kebijakan yang akan dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ataupun yang akan dikeluarkan oleh pemerintah pusat tidak akan menyengsarakan masyarakat, tapi meredam mewabahnya virus covid-19,” tandasnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Diduga Terpapar Virus Corona, RSUDAM Lampung Isolasi Satu Pasien

Sun Mar 15 , 2020
Post Views: 0 0 (0) Lampung,HN-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membenarkan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung mengisolasi seorang pasien lokal yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), lantaran diduga terpapar virus corona. Gubernur mengatakan, pasien asal Kota Bandar Lampung itu dalam kondisi stabil namun dalam pengawasan ekstra. Ia […]