Pengelola Pabrik Ekstasi Cipondoh Terancam 15 Tahun

0
(0)

Tangerang: Kapolsek Kelapa Dua, AKP Muharam Wibisono Adipradono mengatakan, dua pelaku pengoperasian pabrik ekstasi berinisial JS dan DN dikenakan Pasal 197 Undang-undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp1.5 miliar,” ujarnya saat dikonfirmasi rri.co.id di Tangerang, Minggu (27/9/2020).

Wibisono menduga, narkotika jenis ekstasi tersebut diproduksi dan diedarkan oleh JS dan DN atas perintah seseorang bernama Ricky B.C yang sedang menjalani hukuman penjara di sebuah lembaga pemasyarakatan.

BACA JUGA: Pabrik Ekstasi Cipondoh, Berkedok Jualan Mie Ayam

Diberitakan sebelumnya, polisi membongkar keberadaan pabrik ekstasi di Cipondoh Indah, Jalan Palem 10 RW RT 15, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten yang berkedok jualan Mie Ayam.

Kapolsek Kelapa Dua, AKP Muharam Wibisono mengatakan, pengungkapan kasus ini berdasarkan hasil penyelidikan mendalam dari kasus peredaran narkotika jenis ekstasi.

“Selama ini operasinya berkedok berjualan mie ayam,” ungkap AKP Muharam Wibisono Adipradono kepada rri.co.id, Minggu (27/9/2020).

Pabrik atau home industri narkoba jenis ekstasi di kawasan Cipondoh, Tangerang telah beroperasi selama dua bulan.

“Dari keterangan tersangka telah beroperasi selama dua bulan,” ungkapnya kepada rri.co.id saat dihubungi, Minggu (27/9/2020).

Kendati demikian, sambung Wibisono, pihaknya tetap melakukan pendalaman lebih lanjut soal kasus ini.

BACA JUGA: Pabrik Ekstasi Cipondoh Tanggerang, Dua Pelaku Dibekuk

Begitu juga apakah komplotan ini termasuk komplotan besar? Wibisono menjelaskan, masih didalami juga dari kesaksian pelaku yang berhasil ditangkapnya.

“Sejauh ini kita masih mendalami, yang kita ketahui bahwa obat ini diperjual belikan, tetapi kemana obat ini diperjual belikan kita masih mencari tahu,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, home industri atau sekelas pabrik narkoba jenis ekstasi di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten digerebek polisi.

Dalam kegiatan yang dilakukan Tim Vipers Unit Reskrim Polsek Kelapa Dua berhasil mengamankan dua pelaku yang diketahui dari info yang beredar kedua pelaku itu berinisial J yang bertugas sebagai peracik dan DI sebagai kurir.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pemberkasan Tersangka Pelecehan Rapid Bandara Dipastikan P21

Sun Sep 27 , 2020
0 (0) Tangerang : Pemberkasan tersangka penipuan, pemerasan dan pelecehan rapid tes berinisial EF di Terminal III, Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten sudah lengkap atau P21. “Sudah cukup (pemeriksaan saksi dan korban_Red). Alhamdulillah sudah masuk pemberkasan,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Alexander Yurikho kepada rri.co.id, Minggu (27/9/2020). […]