Pengamat : New Normal Dilandasi Pertimbangan Politis, Bukan Medis

0
(0)

Jakarta – Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wasisto Raharjo Jati, menilai wacana pemerintah menerapkan new normal atau tatanan normal baru di tengah pandemi Covid-19 lebih didasari pertimbangan politis. Seharusnya kajian medis menjadi acuan semua kebijakan terkait penanganan Covid-19.

Dia mengakui jika new normal merupakan bagian upaya pemerintah untuk menekan dampak sosial ekonomi maupun sosial psikologis karna coronavirus. Hanya saja penerapannya tidak tepat, mengingat kurva Covid-19 di Indonesia belum menunjukan penurunan grafik yang signifikan. Bahkan, kurva Covid-19 cenderung naik tiap hari

“Tapi yang jadi kurang tepat adalah pemerintah belum punya argumen ilmiah terutama medis soal wacana itu. Saya kira belum tepat (menerapkan new normal), itu lebih dilandasi pertimbangan politis daripada medis,” kata Wasisto kepada Indonesiainside.id, Rabu (27/5).



Wasisto berpendapat, jika melihat kurva Covid-19 yang terus naik maka opsi lockdown lebih baik ketimbang new normal. Ini karena Indonesia belum memenuhi syarat untuk menerapkan new normal.

“Tentunya kalau melihat grafik angka korban yang makin naik, opsi lockdown maupun social distancing itu lebih baik. Karena idealnya new normal itu ada kalau tren grafik angka korban itu menurun dalam beberapa minggu/hari,” ucap Wasisto.

Wasisto menegaskan, di negara-negara lain semua kebijakan pemerintah setempat terkait penanganan Covid-19 dilandasi pertimbangan medis. Ini karena masalah yang tengah dihadapi berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

“Idealnya seperti itu, karena mereka (tenaga medis) yang lebih paham. Di negara-karena lain, itu kalau ada konpers soal koronavirus, pejabat pemerintah itu didampingi Menkes atau pejabat terkait. Itu untuk menunjukkan kalau kebijakan pemerintah itu dilandasi aturan medis. Terlalu berisiko, ambil kebijakan tanpa pertimbangan medis itu bisa jadi bumerang,” ucap Wasisto.(PS)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kecanduan Film Porno, Tukang Parkir di Bekasi Babak Belur Usai Cabuli Anak

Wed May 27 , 2020
0 (0) HarianNasional.com – Pelaku pencabulan anak dibawah umur babak belur usai dikroyok masa. Peristiwa pencabulan yang menimpa seorang anak bernama Mawar (10) ini terjadi sekitar pukul 19.00 disebuah rumah kosong, di Jalan Randu, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5/20) malam. Menurut Nardian petugas keamanan perumahan setempat mengatakan, […]