Tuesday, May 18

Pengacara: HRS Taat Hukum Asal Ada Keadilan

Jakarta: Pengacara Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar menyebutkan, Habib Rizieq Shihab atau HRS akan taat hukum jika ada keadilan. Pernyataan itu diungkapkan menyusul kasus kerumunan massa acara Maulid Nabi dan pernikahan putri HRS di kediamnya daerah Petamburan, Jakarta Pusat.

Azis menganggap, kasus kerumunan massa di kediaman HRS tidak adil. Menurutnya, di situasi pandemi Covid-19 saat ini banyak juga yang melakukan hal serupa. Ia mencontohkan kerumunan yang terjadi saat putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming mendaftarkan diri sebagai calon wali kota Solo.

Baca Juga: Polda Jabar Nyatakan Kegiatan Habib Rizieq Melanggar

“Kita minta diproses yang sebelum-sebelumnya, antara lain tidak jaga jarak, penggunaan masker, seperti di Solo yang pada saat pengantaran Gibran sebagai calon wali kota,” ujar Yanuar kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (18/11/2020).

Selain itu, ia juga menyinggung rapat koordinasi menteri di Bali di mana para menteri dan jajarannya berfoto bersama tanpa masker dan jaga jarak. Juga acara Elite Race Marathon di Magelang yang penontonnya tidak menjaga jarak.

Terakhir, kasus kerumunan massa oleh calon wali kota Surabaya Eri Cahyadi dan Parade Merah Putih oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Kabupaten Banyumas.

Atas dasar itu lah, Aziz menilai polisi bertindak tak adil. Aziz mengatakan DPP FPI menuntut adanya kesetaraan perlakuan hukum dari kepolisian terhadap kasus-kasus tersebut.

“Ketika unsur-unsur keadilan dipenuhi, Habib Rizieq taat hukum,” tegas Aziz.

Meski demikian, Aziz memastikan pihaknya akan mengikuti proses hukum yang berlaku. Hal itu dibuktikan, ketika Aziz berada di Polda Metro Jaya untuk menemani ketua acara Maulid Nabi Muhammad SAW FPI Haris Abdullah yang dimintai klarifikasi oleh penyidik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *