Tuesday, April 20

Pendiri Partai Demokrat Akan Gelar KLB

Jakarta: Politisi senior yang juga sebagai para pendiri Partai Demokrat (PD) menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan gejolak di internal partai yang berlambangkan segitiga Mercy tersebut.

Politisi senior PD, Hengky Luntungan menyatakan, bahwa dengan semakin memanasnya hubungan internal partai yang saat ini dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), maka seruan Kongres Luar Biasa (KLB) akan segera terlaksana.

“Kami pendiri bersepakat untuk mencari solusi. Kongres Luar Biasa (KLB). KLB yang harus dilakukan dalam rangka penyelamatan partai dan sikap kita untuk menenggarai persoalan ini,” kata Hengky dalam konferensi pers Pendiri Partai Demokrat, yang digelar di kawasan Mega Kuningan, Jakarta (27/2/2021).

Dijelaskan Hengky, pelaksanaan KLB yang diserukan oleh para pendiri Partai Demokrat itu akan mengacu pada AD/ART saat pertama kali partai itu dibentuk.

Dengan demikian, maka ditegaskannya pelaksanaan KLB Partai Demokrat tersebut tidak membutuhkan persetujuan dari Ketua Umum (Ketum) ataupun Majelis Tinggi partai.

“Pelaksanaan KLB ini harus dilakukan berdasarkan AD/ART yang benar-benar dilakukan pada saat kongres pertama. Artinya jangan kita menciptkan dalam AD/ART bahwa ‘saya seorang ayah yang jadi majelis tinggi, anak saya jadi Ketum’ sehingga kalau mau KLB harus sesuai perintah petinggi partai,” jelasnya.

“Partai tidak akan selamat dengan cara dinasti seperti ini, sehingga kami sebagai pendiri menengarai persoalan ini untuk nenjadikan motode Demokrat pada saat kita menentukan, mendirikan partai ini,” lanjut Hengky.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan, bahwa untuk menjaga netralitas pelaksanaan Kongres Luar Biasa dalam menyelesaikan berbagai persoalan mulai dari isu kudeta, pencatutan nama tokoh diluar partai hingga adanya pemecatan sejumlah kader Partai Demokrat maka KLB akan dilakukan dengan mengundang pihak-pihak diluar dari partai.

“Sebagai pendiri (Partai Demokrat) sepakat akan Kongres Luar Biasa yang melibatkan internal maupun eksternal. Melakukan KLB tanpa ada rasa dendam, tanpa ada rasa kebencian, tanpa ada rasa menyudutkan,” tukas Hengky Luntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *