by

pendidik Jangan Ajarkan Ilmu yang Sudah Usang

Jakarta: Presiden Joko Widodo menekankan kepada para guru untuk memastikan anak didiknya menguasai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurut Kepala Negara, hal ini penting untuk menciptakan sumber daya manusia unggul.

“SDM unggul yang bapak dan ibu hasilkan mempunyai beberapa komponen,” ujarnya pada peringatan Hari Guru Nasional, Sabtu (3/12/2022).. Pertama, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peningkatan keterampilan teknis.

Menurut Presiden, proses terpenting dalam pengajaran saat ini adalah dapat membuat anak didik memiliki daya kritis baik. Sehingga, fleksibilitas pengajaran sangat penting diterapkan.

Kepala Negara menekankan perubahan yang terjadi dalam ilmu pengetahuan sangat banyak dan cepat. Demikian pula halnya dengan perkembangan teknologi.

“Untuk itu, kita harus selalu belajar banyak hal baru,” ucapnya. Para guru tidak bisa lagi memberikan ilmu pengetahuan yang sudah lama karena sudah tidak sesuai perkembangan zaman.

“Jangan sampai memberikan ilmu yang sudah usang kepada anak-anak kita,” kata Presiden. Apalagi yang sudah diajarkan sejak 20 atau 30 tahun lalu.

Selain penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, Presiden juga menyampaikan dua komponen lainnya. Yaitu mentalitas dan karakter, serta kesehatan jasmani.

Menurut Kepala Negara, seluruh komponen tersebut harus dimiliki anak-anak peserta didik. “Oleh karena itu, para guru harus meningkatkan kapasitas dan lebih adaptif dengan informasi dan perkembangan zaman,” ujarnya.