Penambahan Kasus Covid-19 Harian di Jakarta Nyaris Tembus 600 Kasus

0
(0)

Jakarta – Kasus positif Covid-19 di ibu kota pada hari ini bertambah 597 kasus. Sedangkan jumlah kasus aktif di Jakarta per Kamis (6/8) sebanyak 7.949 kasus.

Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta pada hari ini sebanyak 23.863 kasus. Dari jumlah tersebut, 15.006 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 908 orang meninggal dunia.

Selama sepekan terakhir, persentase kasus positif (positivity rate) berada di angka 7,4 persen. Lebih tinggi dari standard aman yang ditetapkan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) maksimal 5 persen, dan standard Indonesia sebesar 15,5 persen.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 6.063 spesimen. Sebanyak 5.387 di antaranya untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 597 positif dan 4.790 negatif.

“Dari 597 kasus positif tersebut, 111 adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan. Untuk jumlah tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 41.087. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 40.783,” terangnya, Kamis.

WHO telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1.000 orang per 1 juta penduduk per minggu. Berdasarkan WHO, Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu, atau 1.521 orang per hari.

“Saat ini jumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah 4X lipat standar WHO,” imbuhnya.

Kondisi wabah di sebuah daerah hanya bisa diketahui melalui testing. Strategi tes-lacak-isolasi sangat penting dilakukan dalam penanganan wabah. Jumlah tes yang tidak memenuhi standar WHO berakibat makin banyak kasus positif yang tidak terlacak. Jakarta telah memenuhi standar itu, bahkan melebihinya.

Tes PCR di Jakarta dilakukan melalui kolaborasi 47 Laboratorium Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, BUMN, dan swasta. Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan biaya tes kepada Laboratorium BUMN dan swasta yang ikut berjejaring bersama dalam pemeriksaan sampel program. (SD)

s

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Sering Bikin Rusuh, Polisi Bekuk Geng Motor Make Muke di Cengkareng

Fri Aug 7 , 2020
0 (0) Jakarta–Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat meringkus 14 pelaku begal yang merangkap geng motor bernama “Make Muke” (Maju Kena Mundur Kena). Mereka ditangkap di Jalan Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat pada Rabu. “Mereka bentuk geng motor bernama Make Muke ini sudah dua bulan. Bahkan, kelompok ini mau buat […]