Pelanggar Ganjil Genap untuk Motor Belum Akan Ditilang

0
(0)

Jakarta–Pemprov DKI Jakarta akan memberlakukan sistem ganjil genap untuk roda dua. Saat ini, wacana tersebut terus digulirkan sembari menunggu keputusan gubernur terkait sistem ganjil-genap untuk kendaraan roda dua.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menegaskan sistem ganjil-genap belum diberlakukan hingga tanggal 12 Juni 2020 karena masih menunggu evaluasi dengan pihak terkait. Bahkan jika sudah diberlakukan, juga belum akan ada penindakan seperti penilangan sebelum ada rambu-rambu yang dipasang.

“Kalau mau ditilang mesti ada aturan lalu lintas berupa rambu-rambu, harus dipasang, kalau enggak dipasang rambunya berarti sanksi tegurannya PSBB,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (6/6).

Mengenai keputusan apakah sistem ganjil-genap roda dua akan diberlakukan, Sambodo mengatakan, pihaknya masih menunggu adanya keputusan gubernur terkait sistem ganjil-genap kendaraan roda dua.

Sambodo juga mengatakan ganjil-genap hanya akan diberlakukan apabila mulai ada kepadatan dan peningkatan arus lalu lintas. “Kalaupun memang arus lalu lintas padat, macet dan volume meningkat akan kita berlakukan kembali,” kata Sambodo.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, keputusan pemberlakuan sistem ganjil-genap roda dua adalah wewenang Dishub DKI Jakarta.

“Domainnya pada Dishub DKI Jakarta, kapan itu diberlakukan ganjil-genapnya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Yusri mengatakan, dari hasil rapat koordinasi Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Jakarta, pemberlakuan sistem ganjil-genap untuk motor masih dalam tahap pembahasan dan belum diberlakukan.

Jajaran Polda Metro Jaya juga telah menyatakan kesiapan untuk mendukung dan melaksanakan penegakan hukum kapanpun Dishub DKI Jakarta memutuskan untuk memberlakukan sistem ganjil-genap.

Gubernur DKI Jakarta Anies Basweda telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif. Peraturan gubernur tersebut juga mengatur pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tak Miliki SIKM, 12 Pekerja Konveksi dari Luar Jakarta Terpaksa Isolasi Mandiri

Sun Jun 7 , 2020
0 (0) Jakarta – Belasan pekerja konveksi yang berasal dari berbagai wilayah di luar Jakarta, terpaksa menjalankan isolasi secara mandiri, saat hendak bekerja di Kelurahan Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat. Lurah Kalianyar Daniel Azka Alfarobi mengatakan 12 pekerja konveksi tersebut tidak memiliki Surat Izin Keluar Masuk Jakarta (SIKM), sehingga diminta isolasi […]