Tuesday, May 18

Bantuan Subsidi Berakhir, Pelaku UMKM Khawatir

Jakarta: Wakil Ketua Badan Akuntabillitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Achmad Syaikhu mengatakan ada kekhawatiran masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil DAN Menengah (UMKM) terhadap berakhirnya masa pemberian bantuan subsidi dan stimulus di akhir tahun 2020.

Dia pun mengaku akan menyampaikan dan memperjuangkan kepada pemerintah pusat agar tidak mencabut bantuan subsidi dan stimulus.

“Ada kekhawatiran dari para pelaku umkm terkait dengan berakhirnya masa pemberian bantuan ini pada akhir tahun 2020, sementara para pelaku umkm belum bisa survive,” kata Syaikhu, Jumat (20/11/2020).

“Sehingga ini yang kemudian mereka diantaranya mengajukan agar supaya pemberian subsidi dan stimulus terhadap umkm ini masih perlu dilanjutkan,” tambahnya.

Anggota Komisi V DPR RI yang juga Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini pun menyampaikan bahwa dari angka pertumbuhan ekonomi tersebut, telah mempengaruhi kondisi para pelaku UMKM di Bali yang dinilainya sangat sulit mengembangkan usaha agar bisa survive.

“Oleh karena itulah harus ada kebijakan-kebijakan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemda sudah menyalurkan Rp48 miliar untuk UMKM, nah pemerintah pusat juga sudah mengeluarkan bantuan-bantuan termasuk subsidi energi,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *