PDIP resmi pecat Anugrah Ariyadi

0
(0)

Surabaya – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangang (PDIP) resmi memecat Anugerah Aryadi dari keanggotaan partai.

Surat pemecatan bernomor: 82/KPTS/DPP/XII/2020 tertanggal 18 Desember itu ditandatangani Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Tiga perwakilan DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat (Wakil Sekretaris), H Sukur Amaludin (Wakil Ketua Bidang Kehormatan) dan Purwadi (Wakil Ketua Bidang Organisasi menyerahkan surat tersebut ke ke diaman Anugrah di Gubeng, Surabaya.

“Kami telah datang ke rumah Pak Anugrah Ariyadi, namun beliau tidak ada di rumah. Kami telah menghubungi beliau, tapi katanya sedang ke luar kota. Sehingga surat keputusan pemecatan tersebut diterima putranya,” kata Achmad Hidayat, Sabtu (19/12/2020).

Anugrah Ariyadi dipecat karena dinilai telah melakukan pelanggaran berat.

Dalam surat keputusan pemecatan tersebut dijelaskan, sikap, tindakan dan perbuatan Anugrah Ariyadi yang tidak mengindahkan instruksi DPP PDI Perjuangan terkait rekomendasi Calon Wali Kota dan Calon Wali Kota Surabaya padad Pilkada serentak 2020.

Bentuknya dengan mendukung calon kepala daerah lain, dari partai politik lain adalah bentuk pembangkangan terhadap ketentuan, keputusan dan garis kebijakan partai, yang merupakan pelanggaran kode etik dan disiplin partai. Pelanggaran ini termasuk pelanggaran berat.

“Dalam keputusan DPP PDI Perjuangan menyebutkan, setiap anggota atau kader partai terbukti melanggar kode etik dan disiplin partai, maka DPP PDI Perjuangan dapat memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan atau pemberhentian dari anggota partai. Dan mas Anugrah Ariyadi telah melanggarnya,” ungkap Achmad Hidayat.

Perlu diketahui, Anugrah Ariyadi adalah anggota PDI Perjuangan dengan Nomor KTA 35.78.08.1002.090967.0011. Dia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan dua periode, yakni pada 2010-2015 dan 2015-2020. Dia juga pernah menjadi wakil rakyat di Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Surabaya periode 2014-2019.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *