by

Pasutri Pemalsu Sertifikat Vaksin Memasarkan Lewat Sosmed

Jakarta: Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, awalnya polisi mendapatkan informasi terkait adanya masyarakat yang memiliki sertifikat vaksinasi Covid-19 tapi tidak terdata di RT/RW setempat.

Diketahui pemalsu sertifikat vaksin Covid-19 palsu itu di pasarkan lewat sosial media. Polisi kemudian mendalami informasi tersebut sampai mendapati sebuah akun Facebook yang menawarkan jasa pembuatan sertifikat vaksinasi Covid-19 palsu tersebut.

“Tim penyelidik menemukan akun FB dengan nama Kirana yang menawarkan jasa pembuatan dokumen seperti KTP, NPWP, SIM, dan lain-lain,” kata Kholis di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (28/7/2021).

Bekerja sama berdua tersangka TS dan AEP membuat sertifikat vaksinasi Covid-19 palsu dalam kediaman mereka di kawasan Puncak dengan bermodalkan seperangkat komputer dan mesin cetak.

Baca Juga: Pemalsu Kartu Vaksin Meraup Keuntungan Ratusan Juta

Baca Juga: Jual Kartu Vaksin Palsu, Pasangan Pasutri Ditangkap

Putu menjelaskan, tidak hanya kartu vaksin keduanya juga telah melakukan pemalsuan pembuatan KTP, NPWP dan juga kartu BPJS. Atas bisnis kotornya tersebut keduanya meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah.

“Pelaku merupakan lulusan Sarjana Komputer sehingga mahir dalam melakukan editing menggunakan program coral dan photoshop, dan selain memalsukan sertifikat vaksin Covid-19, juga memalsukan KTP, NPWP, Kartu Kerja dan Dokumen lainnya,” jelas Putu.

Setelah ditangkap, pasangan suami istri tersebut dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok guna disidik tuntas.

Atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan pasal 35 Jo Pasal 51 Ayat (1) dan/atau Pasal 32 Jo Pasal 48 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 263 KUHPidana dengan ancaman maksimal kurungan penjara 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 12.000.000.000,- (dua belas miliar rupiah).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *