Friday, May 7

Partai Masyumi, Yusril: Partai Tak Diminati ‘Cukong’

Jakarta: Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menangapi deklarasinya Partai Masyumi. Menurutnya, mendirikan partai sangat mudah, tapi membesarkan partai tidak lah mudah.

“Masyarakat kini bahkan lebih praktikal dalam menjatuhkan pilihan politik. Sebagian malah transaksional, anda sanggup kasi apa dan berapa dan kami akan tentukan sikap kami seperti apa,” kata Yusril dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/11/2020).

Karena itu, kata Yusril, partai memerlukan dana yang besar untuk bergerak. Bagi Partai Islam, memperoleh dana yang besar sangat lah sulit. Yang punya dana besar itu para cukong, para pengusaha dalam maupun luar negeri.

“Sepanjang pengalaman saya, tidak ada ada para cukong dan para pengusaha besar itu yang sudi mendanai Partai Islam. Makanya, partai-partai Islam itu hidupnya “ngos-ngosan”. Hidup sudah berubah,” kata ia.

Kendati demikian, dirinya menghormati, pembentukan Partai Masyumi ini untuk memeriahkan konstelasi politik di Indonesia.

“Tentu beliau akan bekerja keras membangun cabang-cabang dan merekrut anggota di tengah Pademi Covid 19 yang sangat berat ini agar dapat disahkan sebagai partai yang berbadan hukum oleh Kemenkumham,” kata ia.

Pendeklarasian Partai Masyumi dilakukan di Masjid Furqon, Jakarta Pusat pada Sabtu, 7 November 2020. Saat itu, pendeklarasian bertepatan dengan tasyakuran Hari Ulang Tahun ke-75 Partai Masyumi.

Sejumlah tokoh hadir dalam pendeklarasian Partai Masyumi. Salah satunya pendiri Partai Ummat, Amien Rais, mantan Ketum Partai Bulan Bintang MS Kaban hingga Cholil Ridwan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *