by

Pandemi Mereda, Kampung Warna Warni Jodipan Ramai Wisatawan

Malang : Pencabutan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdampak meningkatnya sektor pariwisata. Di Kampung Warna Warni Jodipan Kota Malang misalnya, kembali ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun asing setelah dua tahun ditutup.

“Kampung kami dua minggu terakhir mulai ramai lagi. Bahkan, beberapa waktu lalu ada kunjungan puluhan bus dari luar kota,” kata Ana Winanto, salah seorang warga pengurus Kampung Warni Warni Jodipan saat ditemui RRI, Sabtu (14/1/2023).

“Kunjungan mulai naik sejak PPKM dicabut. Karena, saat ramai Covid lalu, kita banyak tutupnya,” ujarnya.

Ketika pandemi, pengunjung yang datang diwajibkan mematuhi protokol kesehatan. Namun, kini pengunjung sudah tidak diharuskan menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Dulu prokes dijaga, tetapi sekarang kita bebaskan pengunjung, tak seketat awal dulu. Wisatawan asing juga sudah mulai datang, empat bulan terakhir banyak yang asing,” ujarnya.

Agar pengunjung tidak bosan, pengelola kampung warna-warni juga rutin melakukan pengecatan dan perawatan. Mereka juga membuat spot-spot foto baru.

Terbaru, warga membuat diorama kerajaan Majapahit. Letaknya tepat di bawah jembatan kaca yang menghubungkan kampung Warna Warni dan kampung Tridi.

“Warga secara mandiri membuat spot foto baru seperti diorama kerajaan Majapahit, sehingga pengunjung tidak bosan,” kata wanita yang sehari-harinya berjualan minuman di kampung wisata ini.

Salah seorang pengunjung Kartono mengatakan senang bisa berwisata ke Kampung Warna Warni. Pria asa Jakarta ini datang bersama cucunya yang bernama Rasya.

“Saya pertama kali datang kesini dan sangat terhibur melihat semua rumah bisa dicat warna-warni seperti ini. Apalagi bisa mencoba ke jembatan kaca,” katanya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *