Tuesday, April 20

Waspada DBD Di Pancaroba

Pamekasan: Selain pandemi Covid-19, Indonesia juga tengah menghadapi ancaman demam berdarah sebab kondisi peralihan musim kemarau ke musim hujan atau pancaroba.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Pamekasan, Tri Susandhi Juliarto mengimbau masyarakat waspada penyakit demam berdarah yang terus mengalami peningkatan kasus setiap tahun.

“Kita tahu demam berdarah ditularkan satu hewan vektor yaitu nyamuk aedes aegypti, dimana nyamuk ini tinggalnya atau berkembang biaknya adalah di air bersih yang tenang, jadi waspada pada tempat penampungan air yang kita miliki atau air minum hewan peliharaan seperti burung, atau kuncup-kuncup bunga yang menyimpan, genangan air di talang rumah, itu berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” ucapnya, Senin (2/11/2020).

Andhi menyampaikan, langkah lain yang harus diingat yakni jangan terlalu banyak dan lama menggantung baju di dalam rumah. Hal itu berpotensi menjadi tempat nyamuk berkembang biak.

Untuk itu Andhi mengingatkan, karena nyamuk ini jangkauan terbangnya cukup jauh, jadi tidak dapat hanya dilakukan satu orang atau satu keluarga, tetapi harus bersama-sama untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *