Waspada DBD Di Pancaroba

5
(1)

Pamekasan: Selain pandemi Covid-19, Indonesia juga tengah menghadapi ancaman demam berdarah sebab kondisi peralihan musim kemarau ke musim hujan atau pancaroba.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Pamekasan, Tri Susandhi Juliarto mengimbau masyarakat waspada penyakit demam berdarah yang terus mengalami peningkatan kasus setiap tahun.

“Kita tahu demam berdarah ditularkan satu hewan vektor yaitu nyamuk aedes aegypti, dimana nyamuk ini tinggalnya atau berkembang biaknya adalah di air bersih yang tenang, jadi waspada pada tempat penampungan air yang kita miliki atau air minum hewan peliharaan seperti burung, atau kuncup-kuncup bunga yang menyimpan, genangan air di talang rumah, itu berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” ucapnya, Senin (2/11/2020).

Andhi menyampaikan, langkah lain yang harus diingat yakni jangan terlalu banyak dan lama menggantung baju di dalam rumah. Hal itu berpotensi menjadi tempat nyamuk berkembang biak.

Untuk itu Andhi mengingatkan, karena nyamuk ini jangkauan terbangnya cukup jauh, jadi tidak dapat hanya dilakukan satu orang atau satu keluarga, tetapi harus bersama-sama untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Dua Ormas Bentrok di Terminal Sukabumi Pakai Sajam dan Benda Tumpul, Empat Orang Masuk RS

Mon Nov 2 , 2020
5 (1) Sukabumi – Sebanyak empat anggota organisasi kemasyarakatan dilarikan ke RSUD R. Syamsudin S.H. Kota Sukabumi, Jawa Barat karena mengalami luka-luka akibat pukulan benda tumpul dan sabetan senjata tajam saat dua kubu ormas bentrok. “Empat korban yang merupakan anggota ormas ini sudah dan sedang menjalani pengobatan dari tim medis […]