by

Omicron Mirip Gejala Flu, Namun Durasi Lebih Lama

Jakarta: Kasus Covid-19 varian Omicron memiliki gejala hampir mirip dengan gejala flu biasa, namun dengan durasi cukup lama.

“Kalau flu biasa satu dua hari hilang, kalau omicron lebih dari tiga hari itu yang harus diwaspadai. Biasanya kita rasakan nyeri di tenggorokkan,” kata Peneliti dan Reviewer Research Nasional untuk Poltekkes dan Litbangkes Kemenkes RI, Dokter Jusuf Kristianto dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Selasa (27/7/2022).

Jusuf mengatakan, selain batuk, demam, pilek, gejala nyeri tenggorokkan menjadi paling dominan.

“Jadi jika dulu jarang orang sampai nyeri tenggorokkan, tetapi kalau sekarang nyeri tenggorokkan menjadi dominan,” sambung Jusuf.

Tidak hanya itu, sakit kepala, mual, muntah-muntah, sesak nafas dan anosmia juga menjadi gejala awal Omicron.

“Kalau yang dulu parah anosmianya (kehilangan penciuman, red). Yang khas adalah nyeri badan dan terkadang diare itu yang harus diwaspadai,” katanya.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19 pada hari Minggu ini, konfirmasi kasus baru lebih rendah dibandingkan Sabtu (23/7/2022) mencapai 4.834 kasus.

Dengan demikian, total kasus yang telah terkonfirmasi di Indonesia mencapai 6.168.342 kasus.

Sementara itu, pasien sembuh hari ini bertambah sebanyak 2.684 sehingga totalnya menjadi 5.970.988 pasien.

Dengan tambahan pasien sembuh tersebut, total kasus aktif pada hari ini bertambah 8 menjadi 40.452 orang.