Friday, June 18

Ojol Dihipnotis, Motor dan Uang Raib

Jakarta: Seorang pengemudi ojek online harus kehilangan motornya karena dihipnotis penumpang di Jalan Lodan Raya, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (9/6/2021) malam.

Tak hanya sepeda motor yang raib, adanya hipnotis tersebut pengemudi ojol yakni Prima Sentosa (26) harus dompet berisi uang tunai jutaan rupiah yang dibawa kabur pelaku.

“Dia cowok. Pakai baju batik krem, sepatu Warrior, celana panjang, rambutnya pendek. Minta anter tanpa aplikasi,” kata Prima di lokasi, Rabu (9/6/2021).

Peristiwa tersebut berawal dari Prima menerima pesanan secara offline ketika dirinya sedang mangkal di depan SMPN 115, Tebet, Jakarta Selatan.

Ia mendapatkan penumpang untuk meminta mengantarkannya ke kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Alasan penumpang memilih antar ofline yakni karena tidak membawa handphone. Dari situ, Prima akhirnya menerima permintaan pelaku dan mengantarkannya sampai ke Ancol.

“Titik terakhir di depan Ancol. Terus saya disuruh beliin amplop 10 buat anak yatim. Saya cariin muter-muter,” ucap Prima.

Di depan Ancol, pelaku menyuruh Prima berhenti untuk menunggu seorang teman. Tak berselang lama, seorang pria yang merupakan rekan pelaku datang mendekati Prima yang posisi tepatnya berada di depan gerbang Taman Impian Jaya Ancol.

“Jadi temannya satu datang. Nah yang satu lagi ini kayak ustad, Pake baju koko coklat, orangnya item,” ucap Prima.

Kedua pelaku mulai menjalankan aksinya dengan menyuruh Prima mengeluarkan uang koin senilai Rp500.

Pelaku kedua yang mengenakan baju koko kemudian mengambil koin itu dan mengucapkan mantra-mantra tertentu. Koin itu kemudian dikembalikan ke Prima.

Saat Prima hendak memasukan koin ke kantung belakang celananya, pelaku kedua melarangnya.

“Koin itu dibaca-bacain sama dia, disuruh taruh di dompet. Tapi dia bilang, jangan didukin, pamali,” ungkap korban.

Saat itulah Prima kehilangan kesadarannya. Ketika pelaku memintanya menaruh dompet serta kunci motor, Prima tanpa menolak langsung memberikannya.

Setelah itu, di lanjutkan mereka menyuruh Prima memetik bunga spider lily putih dari pinggir Jalan Lodan Raya. Prima disuruh memetik tiga bunga, di mana dua di antaranya diberikan kepada para pelaku.

“Terus dia suruh saya injak bunga itu. Akhirnya saya injak, saya disuruh juga baca surat An-Nas tiga kali,” terang Prima.

Dari situ, kedua pelaku yang telah mendapatkan kunci motor korban langsung tancap gas meninggalkan lokasi. Sepersekian detik kemudian kesadaran Prima kembali dan dirinya mencoba mengejar para pelaku, meski tak tertangkap.

Pengemudi ojol warga Jakarta Selatan itu, dalam kondisi panik, akhirnya menuju ke Pospol Bintang Mas Ancol untuk melaporkan kejadian ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *