November 2020, Ibadah Umroh Resmi Dibuka

0
(0)

Pangkalpinang: Setelah sekian lama menanti, akhirnya kabar gembira itu datang bagi umat muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Kabar gembira tersebut adalah, pemerintah Arab Saudi kembali mengizinkan jamaah untuk melakukan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah.

Pemerintah Arab Saudi kembali mengizinkan jamaah dalam negeri untuk melakukan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020, sementara bagi jamaah dari luar negeri mulai 1 November 2020.

“Insya Allah untuk 1 November sudah dibuka kembali bagi masyarakat luar, termasuk Indonesia, untuk sampai saat ini hanya dibuka bagi jamaah dalam negeri yang ada di Arab Saudi,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Bangka Belitung, M. Ridwan kepada RRI.co.id, Selasa (13/10/2020)

Dijelaskan Ridwan, untuk pembukaan di awal November nanti, Saudi hanya akan mengizinkan jamaah umrah dari sejumlah negara khusus yang dianggap aman, dengan kapasitas 100 persen hingga berakhirnya pandemi.

“Dilakukan sebanyak tiga tahap, yaitu dimulai tanggal 4 Oktober 2020, tahap kedua pada tanggal 18 Oktober 2020, dan tahap ketiga pada tanggal 1 November 2020 mendatang,” jelasnya

Selain umrah, pihaknya juga sudah mulai melakukan persiapan untuk jamaah haji, dan sudah dilakukan manasik bagi para jamaah haji yang tahun ini belum diberangkatkakan

“Semoga tidak ada lagi kendala dalam pelaksanaannya, Covid-19 cepat berakhir,” tuturnya.

Namun demikian dengan di izinkannya kembali pelaksanaan ibadah haji dan umroh ini, pihaknya tetap berharap pelaksanaan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Dan masyarakat yang sudah mendaftar untuk tetap menyiapkan diri dan menjaga kesehatan yang pastinya,” tukasnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kuliah Daring Akan Dikembangkan, Permen Jangan Ditabrak

Tue Oct 13 , 2020
0 (0) Jakarta: Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia memaksa berbagai kegiatan khususnya perkuliahan dilakukan secara daring atau online. Namun kedepan, justru perkuliahan secara daring nyatanya akan dikembangkan dalam pendidikan di Indonesia. Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Budi Djatmiko menyatakan, seharusnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghapus Pasal 53 […]