Mutasi D614G Terdeteksi di Yogyakarta dan Jateng

0
(0)

akarta: Selain di Jakarta, mutasi D614G pada virus SARS-CoV-2 yang diyakini berdaya infeksius 10x lebih tinggi juga terdeteksi di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

“Di Indonesia sendiri sudah dilaporkan sebanyak 9 dari 24 isolat yang dipublikasi di GISAID mengandung mutasi D614G. Sepertiganya terdeteksi di Yogyakarta dan Jawa Tengah,” kata Ketua Pokja Genetik FK-KMK UGM, dr. Gunadi melalui keterangan tertulis dari humas UGM, Selasa (1/9/2020).

Gunadi mengatakan, meskipun data dari Indonesia ini masih jauh dari ideal dibandingkan data dunia untuk kepentingan data persebaran virus di populasi (epidemiologi), pengembangan vaksin dan/atau terapi COVID-19 di dunia, khususnya di Indonesia. Namun, dengan fakta terdeteksinya virus SARS-CoV-2 dengan mutasi D614G di Indonesia tersebut.

“Sudah seharusnya semua pihak lebih disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti cuci tangan, menggunakan masker, hindari kerumunan, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Gunadi menyebut, data WGS SARS-CoV-2 dari Indonesia yang dipublikasi di GISAID sangat minimal yaitu 24 full-genomes dibandingkan 92.090 full-genomes dari seluruh dunia (1 September 2020).

Data WGS menjadi sangat penting untuk mengetahui epidemiologi (persebaran) virus, termasuk jenis mutasi (clade) nya di masyarakat, hubungannya dengan derajat keparahan pasien COVID-19, pengembangan vaksin dan/atau terapi COVID-19 di masa yang akan datang, khususnya di Indonesia.

“Sehingga, data WGS dari isolat Indonesia merupakan suatu keharusan dan bentuk kemandirian jati diri bangsa Indonesia,” ujarnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Gabungan Ormas Gelar Aksi Tolak KAMI

Thu Sep 3 , 2020
0 (0) Madiun: Gabungan ormas atau LSM Kota Madiun bersatu melakukan aksi damai di Monumen Gembok Kejujuran, Lapangan Gulun, Rabu (2/9/2020), mereka menolak keberadaan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Jawa Timur (Jatim). Koordinator aksi, Budi Santoso mengatakan, penolakan masuknya ‘KAMI’ di Jatim bertujuan mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, […]