by

Mulai Melandai, Kasus Harian Covid-19

Jakarta: Hasil review mingguan dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan kasus konfirmasi harian Covid-19 mulai melandai.

Angka konfirmasi tersebut diperoleh setelah beberapa provinsi melaporkan penurunan kasus harian. Sehingga di akhir Februari berada di posisi 25.054 Senin (28/2), dan 24.728 pada Selasa (1/3).

“Beberapa provinsi sudah mulai mengkonfirmasi penurunan kasus harian dan perawatan pasien selama tiga minggu terakhir ini seperti DKI Jakarta, Banten, Bali, Maluku, Papua, dan NTB. Inilah yang membuat posisi perawatan pasien di rumah sakit melandai karena kontribusi pasien di daerah dengan populasi besar juga ikut turun,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes. dr. Siti Nadia Tarmizi, dalam keterangan tertulis, dikutip RRI.co.id, Selasa (1/3/2022).

Grafik penurunan kasus konfirmasi harian Covid-19 di Indonesia (sumber Kementerian Kesehatan)
Provinsi lain yang sudah melandai dalam satu minggu terakhir juga tengah dipantau konsistensi penurunannya oleh Kemenkes seperti, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan.

“Meski kita pantau masih ada beberapa provinsi di Jawa dan luar Jawa yang meningkat, tapi secara agregat kita bisa melihat penanganan pandemi secara nasional membaik karena provinsi dengan kota-kota besar padat penduduk sudah melewati puncaknya dalam waktu yang cukup konsisten,” ujar dr. Nadia.

Sementara pasien dirawat di rumah sakit berada di posisi 35% (28/2). Persentase kesembuhan tersebut tergolong masih tinggi secara nasional, hingga Senin (28/2), angka kesembuhan pasien ada di posisi 43.992.

“Kemenkes terus berupaya menekan risiko terburuk akibat infeksi Covid-19, sehingga salah satu jalan agar terbebas dari pandemi dan menuju endemi adalah lewat percepatan vaksinasi. Memberikan vaksinasi lengkap hingga booster akan memberikan pertahanan lebih tinggi, terutama bagi lansia, pasien dengan komorbid, dan anak-anak terhadap risiko bergejala berat hingga kematian akibat Covid-19,” kata dr. Nadia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.