Mudik Pakai Motor Ternyata Masih Banyak dan Lancar Tanpa Pemeriksaan

0
(0)

Bekasi – Selain jalanan lancar dan sepi, mudik malam ternyata tidak banyak penyekatan. Terlebih jika mudik menggunakan motor di malam hari, nyaris tak ada pemeriksaan.

Seorang pemudik yang menggunakan motor dari Bekasi ke Cirebon, Mulyana menuturkan, sepanjang perjalanan yang dia lalui tidak mendapatkan pemeriksaan oleh petugas. Itu pun hanya ada satu pos jaga atau penyekatan di perbatasan Bekasi dan Karawang.

Namun, pengguna kendaraan roda dua tidak diberhentikan. Roda dua bebas melintas, sementara mobil diberhentikan. Meski begitu, beberapa mobil bernopol B atau asal Jakarta masih terlihat di sepanjang jalan.

“Memang tidak banyak, tapi ada saja yang mudik, baik motor maupun mobil. Jalan juga sepi karena tidak ada bus,” kata karyawan swasta ini.

Dia mengakui berangkat dari Bekasi sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di Cirebon pukul 01.00 dini hari, Senin (5). Di jalan, dia mengatakan tidak terlalu khawatir dengan kerawanan kejahatan karena ada beberapa pemudik lainnya.

” Sempat khawatir juga kalau jalanan gelap, tapi masih ada pengemudi lain yang melintas,” katanyakatanya saat dihubungi dari Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/5).

Sebelum mudik, Mulyana juga sempat mencari tahu dari para pendatang di Bekasi, baik yang berprofesi sebagai pedagang atau karyawan. Informasi dari mulut ke mulut, mudik malam diketahui lebih aman dari penyekatan petugas.

“Ada satu pos penjagaan memang, tapi pemudik motor dibiarkan lewat tanpa pemeriksaan,” katanya.

Saat ini, kata dia, beberapa warga dari daerah lainnya juga berencana mudik dalam waktu dekat. Namun, mereka menghindari berboncengan atau berangkat ramai-ramai.

“Lebih aman jalan sendiri-sendiri. Tidak berboncengan juga karena pasti akan diberhentikan,” katanya.

Seorang earga Cirebon lainnya yang bekerja di sebuah perusahaan di Bekasi juga mengakui akan mudik dua atau tiga hari ke depan. Warga yang tinggal di Duren Jaya, Bekasi Timur, itu sudah mengantar pulang anak dan istrinya beberapa pekan lalu.

Namun, dia balik ke Bekasi lagi karena harus masuk kerja. “Setelah masuk satu minggu bekerja, saya akan balik lagi ke Cirebon,” katanya. (Aza)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Tambah 169 Orang

Tue May 5 , 2020
0 (0) Jakarta – Dilansir dari laman resmi milik Pemerintah Provinsi (Pemprov DKI) Jakarta, corona.jakarta.go.id, terdapat 4.641 kasus positif Covid-19 di ibu kota, Selasa (5/5). Berdasarkan data yang diperoleh Indonesiainside.id, terdapat 169 kasus tambahan dari total kasus kemarin, Senin (4/5). Laman tersebut juga menampilkan rincian lainnya, yakni 2.146 orang dirawat, […]