by

Motor Curian Ikut Disita Dari Puluhan Tersangka

Tangerang: Polres Metro Tangerang Kota meringkus 27 tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan menyita 52 kendaraan sebagai barang bukti.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komaruddin mengatakan, puluhan tersangka dan barang bukti itu diamankan dalam kurun waktu dua minggu, sejak pertengahan Februari lalu.

“Para tersangka itu mulai dari pemetik (mencuri, red) hingga penadah yang beraksi sejak 15 Februari 2022 kemarin,” ungkapnya dalam konferensi pers, Senin (7/3/2022).

Dijelaskan dia, setidaknya ada 21 tersangka yang bertindak sebagai eksekutor. Mereka adalah A alias O, ES alias A, AF alias B, S, A, GS, HP, TL alias T, JS, RS alias I, S alias S, A alias Opal, ES alias A, AF alias B, S alias H, S alias P, S alias H, S alias Piyat, CF dan I.

Sedangkan tersangka berperan sebagai penadah berjumlah enam orang yakni AA alias G, IH alias A, A alias D, D alias T, F alias B serta A.

Selain para tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti sepasang kunci leter T, sebilah golok, senjata api jenis pistol mainan untuk mengancam korban, serta 52 kendaraan roda dua dan empat berbagai jenis dan merk.

“Para tersangka kerap beraksi tidak hanya di Kota Tamgerang akan tetapi di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan juga Jakarta Barat,” terangnya.

Komaruddin menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal dari laporan kehilangan dari masyarakat selaku korban.

“Setelah dikembangkan dan hasil patroli presisi, berhasil mengamakan dua orang tersangka di kawasan Pondok Bahar, Kota Tangerang dan kemudian diintrograsi terungkap 25 tersangka lainnya,” kata Komaruddin.

Atas perbuatannya, sambung Komaruddin, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun.

“Kemudian untuk tersangka penadah dikenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun,” tutupnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.