by

Modus Penukaran Uang, Polisi Tangkap Tersangka Penipuan

Jakarta: Polisi menangkap satu tersangka berinisial HW (56), yang melakukan penipuan dengan modus penukaran mata uang (Money Changer).

“Kita berhasil mengamankan dan menangkap pelaku dengan inisial HW di daerah Tangerang Selatan,” kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo, di Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (14/6/2022).

Wibowo menuturkan, modus yang dilakukan pelaku dengan cara menurkan cek mata uang asing baik bentuk USD atau US Singapura.

Awalnya pelaku menghubungi petugas dari kantor money changer untuk membawa uang yang akan ditukar bertemu di tempat yang telah ditentukan untuk melakukan transaksi.

“Setelah tiba, petugas yang membawa uang tadi memberikan uang kepada pelaku dan diganti dengan cek oleh pelaku,” katanya.

Petugas money changer yang telah menerima cek dari pelakupun segera melakukan pencairan. Namun ternyata, cek yang diberikan pelaku kosong.

“Setelah dicoba untuk dilakukan pencairan cek tadi, ternyata sudah tidak berlaku lagi atau cek kosong,” tuturnya.

Setelah mengetahui telah dilakukan penipuan, petugas money changer langsung melakukan laporan ke pihak kepolisian. Polisi yang menerima laporan itu lansung menangkap pelaku.

“Kami amankan alat bukti buku rekening tabungan berikut dengan ATM nya, kemudian uang sejumlah 57 juta rupiah plus dengan seribu US satu lembar dan beberapa alat atau barang bukti lainnya,” ucapnya,

Wibowo juga mengungkapkan, pelaku telah melakukan penipuan itu sejak 2015. Dimana sudah ada enam Money Changer di dalam maupun luar Jakarta yang menjadi target.

Dari keenam kali aksinya, HW nyaris meraup Rp1 miliar atau senilai Rp895 juta.

“Hasil pemeriksaan, pelaku sudah melakukan aksinya pada enam lokasi,” kata Wibowo.

Wibowo memaparkan, tersangka HW mengawali aksi penipuannya ini pada sebuah Money Changer di Mangga Besar, Jakarta Barat, Maret 2015.

Kala itu, HW menipu Money Changer yang mengalami kerugian sampai US$12.000 atau Rp157.200.00.

Kemudian kasus kedua yakni pada sebuah Money Changer di Mal Kota Kasablanka yang mengalami kerugian US$10.000 alias sekitar Rp143.500.000, Februari 2021.

Berlanjut pada Agustus 2021 pada sebuah Money Changer di Tebet yang mengalami US$ 10.000 atau Rp144.900.000.

Menyusul pada September 2021, di mana HW menipu Money Changer di Semarang, Jawa Tengah. Kala itu, Money Changer tertipu sebesar US$ 10.000 atau senilai Rp143.500.000.

Oktober 2021, HW kembali menjalankan aksinya pada sebuah money changer di Kalideres dengan meraup US$10.000 atau Rp141.800.000.

Pada aksi terakhirnya, HW meraup US$14.000 atau Rp155.750.000 dari money changer di kawasan Kelapa Gading.

“Tertangkapnya HW diawali laporan dari salah satu pengusaha Money Changer ke Polsek Kelapa Gading,” ucap Wibowo.

Atas laporan korban terakhir itu, Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading di bawah pimpinan Iptu Fauzan Yonnadi langsung melakukan penyelidikan.

Berbekal rekaman CCTV dari salah satu Money Changer, polisi akhirnya menangkap HW pada Minggu (5/6/2022) lalu sekira pukul 02.00 WIB di daerah Tangerang Selatan.