Minta Pemeriksaannya Ditunda, Cak Imin Berhalangan Hadir

Jakarta – Pemeriksaan sebagai saksi kasus korupsi tabun 2012, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) Tidak dapat hadir.

Ia pun menyebut telah menerima surat panggilan pemeriksaan dari KPK. Sebelumnya, ia direncanakan akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi TKI di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Ia mengungkapkan alasan dirinya tidak bisa penuhi panggilan penyidik, karena akan menghadiri acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Internasional. Karena sudah terjadwal sejak lama, maka ia meminta pemeriksannya ditunda.

“Saya sudah dijadwalkan oleh teman-teman Jami’atul Quro’ wal Huffadz (JQH) organisasi para hafiz dan qori Quran NU. Jadi saya sudah dijadwalkan lama untuk membuka forum MTQ internasional dari banyak negara,” katanya saat berbincang dengan Najwa Shihab, Senin (4/9/2023) malam.

“Sebagai wakil ketua DPR saya harus membuka itu. Maka kemungkinan saya minta ditunda,” ucap Cak Imin.

KPK pun menunda permintaan keterangan terhadap Cak Imin. “Telah terima surat konfirmasi dari saksi ini tidak bisa hadir karena ada agenda lain,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Ali menjelaskan, alasan Cak Imin tidak hadir, karena memiliki kegiatan di luar kota yang sudah dijadwalkan sejak lama. Cak Imin sendiri meminta permintaan keterangan digelar, Kamis (7/9/2023) mendatang.

Namun ali menyebut, penyidik KPK memiliki kegiatan lain di hari itu. “Tim penyidik KPK sudah juga mengatakan kepada kami karena hari Kamis ada agenda lain,” ucap Ali.

Oleh karena itu, Ali menyebut pemeriksaan akan ditunda pekan depan. Ia belum bisa memerinci waktu pastinya saat ini.

Saat ini, KPK masih melakukan pencarian barang bukti yang terkait dengan kasus ini. Hal itu dilakukan dengan melakukan upaya penggeledan dan pemeriksaan saksi.

KPK juga telah melakukan upaya penggeledahan disejumlah tempat. Diantaranya Kantor Kemnaker di Jalan Gatot Subroto No.51 Jakarta Selatan, Jumat (18/8/2023).

Ruangan yang digelah ialah unit yang membidangi Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) di Lantai 4 Gedung A Kantor Kemenaker. Selain itu, beberapa rumah tersangka dalam kasus ini juga telah dilakukan penggeledahan.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *