Menteri Kesehatan Israel dan Kepala Mossad Positif Covid-19

0
(0)

jerusalem-Menteri Kesehatan Israel melakukan isolasi pada Kamis (2/4) setelah didiagnosis terjangkit COVID-19. Ia juga mendesakpara pejabat senior lainya untuk melakukan karantina secara mandiri.

Menteri Kesehatan Yaakov Litzman yang juga pemimpin partai ultra-Ortodoks Yahudi, United Torah Judaism, tengah menjalani isolasi bersama istrinya yang terjangkit virus serupa. Sementara itu, situs berita berbahasa Ibrani, Ynet, melaporkan bahwa Yossi Cohen, kepala badan intelijen Mossad Israel, telah dikarantina karena alasan yang sama.

“Sang menteri dan istrinya dalam kondisi baik dan sedang menjalani perawatan,” menurut Kementerian Kesehatan Israel dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis semalam antara Rabu (1/4) dan Kamis (2/4).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang kerap melakukan pertemuan dengan Litzman, “telah diinformasikan secara terperinci mengenai hal tersebut,” lanjut pernyataan itu. Keduanya terlihat berdampingan saat menyampaikan pidato di televisi delapan hari lalu.

Selain itu, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Moshe Bar Siman Tov, yang telah menjalankan berbagai upaya Israel untuk menghentikan penyebaran cepat virus tersebut, juga menjalani isolasi karena telah melakukan kontak dengan Litzman. Dia akan terus menjalankan dan mengoordinasikan upaya dari fasilitas khusus di Rumah Sakit Sheba di luar Tel Aviv, imbuh pihak kementerian.

Hari Rabu (1/4), Netanyahu dibebaskan dari isolasi selama dua hari setelah salah satu penasihatnya didiagnosis terinfeksi virus corona baru (Covid-19). Menurut data resmi terbaru, sebanyak 6.211 warga Israel telah dinyatakan positif COVID-19, 31 di antaranya meninggal dunia akibat virus tersebut. (ini/Ant)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

379 WNI Masuk Daftar Hitam Pemerintah India, Kenapa?

Sat Apr 4 , 2020
0 (0) New Delhi, HN – Kementerian Dalam Negeri India (MHA) merilis sebanyak 960 warga negara asing (WNA) masuk daftar hitam. Ratusan WNA tersebut dinilai telah melanggar norma-norma dan aturan yang berlaku di India dalam menghadiri pertemuan Jamaah Tabligh di Delhi, bulan lalu. Dilansir The Indian Express, dari jumlah tersebut, […]