by

Meningkat Angka Perceraian di Indramayu

Indramayu- Sepanjang 2021, Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu mencatat ada sebanyak 8.002 pasangan yang bercerai.

“Sebenarnya di Indramayu ini perceraian tidak mengenal musim, setiap bulannya selalu tinggi,” ujar Humas Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu, Agus Gunawan, Jum’at (7/1/2022).

Jumlah tersebut terdiri dari 2.137 cerai talak, dan 5.865 cerai gugat yang diputus Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu.

Menurut Agus, jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2020 yang hanya 7.781 perkara. Di sepanjang tahun 2021, angka perceraian tertinggi terjadi pada Bulan September.

Dalam satu bulan ada sebanyak 842 pasangan yang bercerai, terdiri dari 211 perkara cerai talak dan 631 cerai gugat.

Sementara yang paling sedikit terjadi di Bulan Juli, yakni sebanyak 274 pasangan, terdiri dari 71 perkara cerai talak, dan 203 cerai gugat.

Disampaikan Agus, rata-rata pasangan bercerai ini usianya masih belia, yakni antara usia 24-30 tahun. Dengan usia pernikahan yang masih seumur jagung, rata-rata kurang dari 5 tahun.

Fenomena tersebut, kata dia, harus menjadi perhatian khusus dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan keluarga.

Sebelum memasuki jenjang pernikahan, edukasi pra nikah sangat penting dilakukan guna menekan tingginya angka perceraian di Kabupaten Indramayu.

“Kalau di Jabar kita belum tahu apakah tertinggi atau tidak, tapi memang kita rutin menempati di urutan tertinggi angka perceraian dan ini harus menjadi perhatian penting dari semua pihak,” Jelasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *