Mengendalikan Covid-19, Luhut Dibantu Sarjana Teknik Listrik

0
(0)

Jakarta: Dalam menjalankan tugas dari Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengaku dibantu lima orang tenaga ahli yang cerdas dan pintar.

“Saya bukan epidemiolog memang betul, tapi saya dibantu banyak orang pintar, anak-anak muda epidemiolog seperti Monica yang dari UI dan lulus dari Harvard untuk epidemiologi. Jadi orang-orang berkualitas membantu saya. Saya hanya manajer, saya kira saya boleh mengklaim saya manajer yang baik,” ujar Luhut secara virtual, Rabu (23/09/2020) lalu.

Namun dari lima orang yang membantunya, hanya satu dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat. Sisanya, satu dari tehnik listrik dan administrasi publik, dua dari bidang bisnis, manajemen, dan akuntansi, dan satu lagi tangan kanan Luhut di Kementerian Marives, yakni Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi.

Target yang diberikan Jokowi kepada Luhut, yakni penurunan penambahan kasus harian Covid-19, peningkatan angka kesembuhan, dan menurunkan angka kematian. Bersama Kepala BNPB Doni Monardo, Luhut diberi waktu dua minggu untuk menanganinya, terhitung sejak penunjukannya pada 15 September 2020.

Berikut lima orang yang dipercaya Luhut untuk membantunya:

1. Monica Nirmala, dokter gigi lulusan Universitas Indonesia pada 2010 dan sempat mengeyam pendidikan di Harvard University bidang Master Kesehatan Masyarakat, dan disebut-sebut sebagai epidemiolog juga.

2. Jona Widhagdo Putri, sarjana Manajemen Bisnis di University of London. Jona juga pernah menjadi penerjemah Presiden Joko Widodo dengan Presiden China Xi Jinping.

3. Hernando Wahyono merupakan lulusan ITB jurusan Teknik Listrik. Dia juga mendapatkan gelar Master of Public Administration (MPA), Economic Policy and Management di Colombia University.

4. Septian Hario Seto, Sarjana Akuntansi UI tahun 2006. Seto juga pernah mengenyam pendidikan pascasarjana di SKEMA Business School di Perancis dengan gelar MSc International Finance.

5. Purbaya Yudhi Sadewa yang merupakan tangan kanan Luhut Pandjaitan. Purbaya adalah Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi. Lulusan dari Universitas Indonesia dan ITB.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk untuk mengendalikan virus corona (Covid-19) di 9 (sembilan) provinsi dengan tingkat penularan tinggi.

Namun, setelah sepekan lebih ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk menurunkan kasus Covid-19 pada Selasa (15/9/2020) lalu, tidaklah nampak penurunan tersebut, melainkan terus naik tajam.

Sebelumnya, sebagai Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan, dirinya menilai alasan Presiden Joko Widodo menunjuknya memimpin penanganan Covid-19 di sembilan Provinsi agar lebih efektif.

“Presiden mungkin melihat biar saya menyusun dan mengkoordinasikan strategi dan mengkoordinasikan semua elemen di dalamnya. Mungkin Presiden lihat supaya lebih cepat, lebih efektif, maka saya ditugasin,” kata Luhut dalam tayangan di kanal YouTube Najwa Shihab, Kamis (24/9/2020).

Hari ini saja pasien positif baru bertambah 4.823 kasus dan jumlah kasus aktif per hari ini 60.431.

Jika dilihat secara kumulatif tingkat nasional, jumlahnya mencapai 266.845 kasus.

Per hari ini, penambahan kasus tertinggi berada di DKI Jakarta dengan 1.171 kasus dan kumulatifnya mencapai 67.902 kasus.

Seperti diketahui, Jokowi meminta Luhut Binsar Pandjaitan untuk menetralisir penularan Covid-19 di sembilan provinsi yang tercatat dengan angka penularan dan kematian yang tinggi.

Kesembilan provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

DN Aidit Disebut Keturunan Habaib, Langsung Dibantah

Sat Sep 26 , 2020
0 (0) Jakarta: Tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) DN Aidit menjadi perbincangan warganet di media sosial Twitter, Jumat (25/9/2020). Mereka mempermasalahkan seputar garis keturunan Aidit yang disebut-sebut keturunan habaib. Dewan Syura Majelis Rasulullah, Habib Nabiel Almusawa mengklarifikasi masalah tersebut. Ia memastikan Aidit bukan keturunan habaib. “Bedakan marga Al-Aidid (Habaib) dg […]