Mendagri: Pengendalian Covid-19 di Depok Tidak Mudah

0
(0)

Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menilai pengendalian penyebaran Covid-19 di Depok, Jawa Barat tidak mudah. Sebab, Depok merupakan kawasan padat penduduk sementara luas wilayahnya relatif sempit.

“Dulu pernah saya sampaikan pada saat kita di kantor wali kota tentang bagaimana virus ini, karakternya, metode penularan dan lain-lain. Termasuk bagaimana me-manage-nya, tapi memang tidak mudah untuk kota Depok. Banyak problema yang membuat harus ada strategi tersendiri,” ujar Tito dalam acara Launching Gerakan 2 Juta Masker Kota Depok secara virtual, Kamis (13/8).

Baca Juga: Ajudan Wali Kota Batam Positif Covid-19
Tito mengatakan, jumlah penduduk Kota Belimbing yang mencapai dua juta menjadi tantangan tersendiri dalam menegakkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pada sisi lain, letak geografis kota Depok yang tidak memiliki batas alam membuat pengetatan wilayah sulit dilakukan.

“Tidak ada batas alam yang memisahkan Depok dengan wilayah sekitarnya, dengan Jakarta yang menjadi salah satu episentrum pandemi. Kita menjadi tidak ada batas wilayah yang jelas, dengan episentrum lain yakni Bogor kabupaten,” tuturnya.

“Sehingga memang otomatis mobilitas penduduk, interaksi penduduk antarwilayah dari Depok dans sekitarnya sangat tinggi skeali. Belum lagi yang bekerja secara commuter. Itu sudah pasti,” imbuhnya.

Baca Juga: Pasien Positif Covid-19 Secapa TNI AD Tinggal 64 Orang
Karenanya, menurut Tito perlu kolaborasi matang antarpemerintah daerah, khususnya Jabodetabek dalam pengetatan wilayah. “Khusus Jabodetabek harus ada satu kebijakan keserampakan. Kalau mau PSBB, serempak semua,” katanya. (NE)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Polda Metro Jaya Tegaskan Hadi Pranoto Wajib Penuhi Panggilan Penyidik

Fri Aug 14 , 2020
0 (0) Jakarta – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Polisi Yusri Yunus menegaskan Hadi Pranoto wajib hadir untuk diperiksa sebagai saksi terlapor dalam perkara dugaan penyebaran kabar bohong atau hoaks melalui kanal YouTube Dunia Manji. “Ya, wajib,” kata Yusri kepada wartawan di Mako Polda Metro Jaya, Kamis […]