Tuesday, May 18

Melonggarkan PSBB di Tengah Meningkatnya Kasus Covid-19 Pilihan yang Dilematis

Jakarta – Melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tengah penambahan kasus Covid-19 yang semakin meningkat merupakan pilihan yang dilematis. Hal itu disampaikan pakar kesehatan yang juga sebagai CEO Pharma Care Consulting, Julian Afferino.

Menurutnya, kapan Covid-19 ini akan berakhir tidak ada yang mengetahui, WHO juga memperkirakan bahwa Covid-19 tidak akan berakhir dalam waktu singkat.

“Sedangkan kehidupan harus terus berlanjut. Sektor produksi harus tetap berjalan, sektor informal paling merasakan dampaknya karena merupakan sektor yang paling banyak menopang kehidupan rakyat,” ujarnya, Senin (18/5).

Pemerintah, lanjut Julian, tidak memiliki kemampuan untuk terus memberi bantuan sementara pandemi ini tidak diketahui kapan berakhir. “Berlanjutnya PSBB akan memicu gelombang PHK besar-besaran,” katanya.

Sementara viralnya tagar #IndonesiaTerserah, di mana dokter pasrah dengan kebijakan pemerintah dengan melonggarkan PSBB terkait masalah ekonomi dan politik tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Menurut perkiraan para ahli, Corona akan tetap ada hingga waktu yang lama, seperti juga virus demam berdarah dan yang lainnya.

“Sehingga kita tidak bisa terus bersembunyi, PSBB dalam jangka panjang akan menghancurkan perekonomian, melemahkan sendi-sendi kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Untuk relaksasi PSBB ini, ia mengapresiasi, karena kita akan menuju tatanan kehidupan baru. “Kita tidak hanya butuh sehat, tapi juga butuh makan dan pekerjaan,” terangnya. (SD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *