Masuk Fase New Normal, Ini Penampakan Pengemudi Grab

0
(0)

Jakarta – Sebentar lagi ojek daring bisa kembali mengaspal. Pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Jakarta, ojek daring diberi izin beroperasi.

Grab menyatakan siap mengoperasikan kembali layanan GrabBike dengan menerapkan serangkaian langkah keamanan dan kebersihan GrabProtect sesuai dengan peraturan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait keringanan dalam PSBB transisi.

“Kami juga akan memasang partisi plastik dan mendistribusikan lebih dari 10.000 peralatan kebersihan yang terdiri dari hand sanitizer, desinfektan kendaraan, masker wajah untuk mitra pengemudi GrabCar Protect selama sebulan mendatang,” ujar Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, di Jakarta, Jumat (5/6).

Setiap perjalanan mitra pengemudi, Grab memeriksa suhu tubuh sebelum mulai beroperasi dan saat menjalankan tugasnya dengan online health declaration. Grab mengadopsi praktik kebersihan termasuk mencuci tangan secara teratur, menutup mulut/hidung saat bersin atau batuk, dan membersihkan dan mendisinfeksi kendaraan mitra pengemudi lebih sering.

Grab juga menghimbau mitra pengemudi membuka kaca jendela setelah melakukan perjalanan untuk meningkatkan ventilasi, serta langsung mengunjungi dokter jika merasa tidak enak badan.

Selain langkah-langkah tersebut, Grab akan meluncurkan dua fitur in-app terbaru (formulir deklarasi kesehatan dan kebersihan online serta fitur mask selfie) dan fitur pengecekan masker via swafoto (mask selfie) diseluruh pasar Grab mulai akhir bulan Juni.

Grab juga akan mendistribusikan lebih dari 250.000 peralatan kebersihan, seperti hand sanitizer, disinfektan kendaraan, masker wajah, untuk para mitra pengemudi di seluruh kawasan Asia Tenggara.

“Selain itu, kami juga telah membentuk armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect yang dilengkapi dengan partisi plastik sebagai pemisah untuk meminimalisir kontak antara penumpang dan mitra pengemudi,” kata Neneng.

Dalam menyambut normal baru ini, Neneng mengatakan mitra pengemudi dan penumpang dapat membatalkan pemesanan tanpa denda sebelum perjalanan dimulai jika salah satu pihak tidak menggunakan masker, dengan memilih “pengemudi/penumpang tidak memakai masker (driver/passengers did not wear a mask)” sebagai alasan pembatalan.

“Dengan alasan tersebut, kami tidak akan memberikan denda kepada salah satu pihak yang melaporkan,” ujar dia.

Berdasarkan Jadwal Pembukaan Transisi Fase I yang dipaparkan Pemprov DKI, layanan transportasi dengan sepeda motor termasuk ojek online, GrabBike dan GoRide, dapat membuka 100 persen layanan mulai 8 Juni 2020.

Senada dengan Grab, Gojek juga telah menetapkan prosedur yang mengedepankan aspek kebersihan dan kesehatan untuk layanan transportasi GoRide dan GoCar menyambut pelonggaran pemberlakukan PSBB. (Aza/Ant)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Ingin New Normal, Emang Sudah Siap?

Sun Jun 7 , 2020
0 (0) Jakarta – Pemerintah tengah mengambil start pelonggaran PSBB di beberapa daerah untuk memasuki new normal atau tatanan normal baru di tengah pandemi Covid-19. Langkah persiapan itu diklaim sebagai upaya agar masyarakat bisa beradaptasi dengan kondisi baru usah pandemi selama vaksin belum ditemukan. Tapi pertanyaannya, apakh sudah siap? Saran […]