Mal Dibuka 15 Juni, Ini Tenant yang Boleh Buka dan Tidak

0
(0)

Jakarta – Tanggal 15 Juni ditetapkan sebagai masa transisi tahap satu berdasarkan kajian yang diperhitungkan secara matang oleh pemerintah.

Ketua Asosiasi Pusat Pengelola Belanja Indonesia (APPBI) Ellen Hidayat mengatakan, sebenarnya pusat belanja di DKI masih diminta buka untuk beberapa kategori yang diwajibkan antara lain bahan pangan, farmasi dan juga F&B untuk delivery atau take away.

“Jadi untuk pembukaan tanggal 15 Juni tersebut boleh juga dikondisikan sebagai tambahan kategori walau memang belum sepenuhnya,” kata Ellen dalam keterangan kepada Indonesiainside.id, Sabtu (18/6).

Sementara, kategori yang belum dibuka pada 15 Juni adalah lebih ke arah leisure kategori antara lain cinema, fitness, karaoke, arena permainan anak, dan tempat kursus anak. Kategori ini baru akan dibuka di fase berikutnya.

Adapun persiapan yang dilakukan pusat belanja, yaitu menyiapkan semua fasilitas dan peralatan yang diperlukan untuk mengikuti protokol kesehatan yang wajib dilakukan serta training kepada para karyawan .

“Antara lain adanya pemeriksaan suhu karyawan dan pengunjung, pemakaian masker serta face shield bagi semua karyawan tenant maupun karyawan mal, tersedianya hand sanitizer atau juga washtafel, pengaturan jarak sejak pengunjung masuk ke mall baik dari kapasitas lift yang dibatasi demikian pula sampai excalator yang juga diberikan tanda untuk berjarak, dan antrean kasir juga perlu dijaga,” ujarnya.

Selain itu, pembayaran juga harus memakai cashless untuk meminimalisir perpindahan fisik uang sebagai media penyebaran virus. Selain fasilitas, pihak mall juga sudah membuat tanda-tanda atau direction, dengan demikian para pengunjung bilamana mengikuti tata cara yang sudah diarahkan, maka tentunya protokol kesehatan yang wajib diikuti tersebut akan berjalan baik.

“Bagi pusat belanja, juga akan memberikan training kepada segenap karyawan dengan adanya kebiasaan baru yang berbeda dari saat normal yang lalu,” ujar dia.

Adapun pemberitahuan kepada para tenant atau retailer tentang rencana buka tersebut, para tenant dapat menyiapan karyawan dan juga produk yang akan dijual. Di mana para retailer juga harus mengikuti protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah berdasarkan jenis usahanya. (Aza)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pemerintah Pelajari Kondisi Objektif Wilayah Episentrum Covid-19

Sun Jun 14 , 2020
0 (0) Jakarta – Juru Bicara Pemerintah Achmad Yurianto mengatakan saat ini pemerintah sedang mempelajari kondisi wilayah episentrum Covid-19 seperti Kota Surabaya, kemudian Makassar, termasuk kemudian Kalimantan Selatan. Ini untuk dihitung kembali, berapa yang sudah dilakukan tes per satu juta penduduk. “Ini menjadi faktor pengukur yang lebih obyektif, kalau kemudian […]