Friday, April 16

Makam Meninggi 1.5 Meter di Padang, Ini Kronologinya

Jakarta: Tiga makam di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mendadak viral, hal ini dikarenakan makam tersebut meninggi secara tiba-tiba. Hingga kini makam tersebut setinggi 1.5 meter.

Peristiwa meningginya makam tersebut menjadi viral di media sosial, sehingga banyak masyarakat yang mendatangi lokasi makam tersebut.

Sebelum viral di media sosial, makam menggelembung ternyata sudah diketahui lebih dulu oleh kaum Suku Panyalai.

Makam meninggi ini sudah diketahui sejak lima bulan lalu. Namun, ketinggiannya belum seperti saat ini.

Datuak Suku Panyalai, Ali Bujang Rangkayo Gadang (50), dikutip TribunPadang.com Sabtu (27/3/2021), mengatakan, awal kuburan sudah meninggi diketahui saat membersihkan makam tersebut bersama-sama.

“Waktu membersihkan kuburan bersama kaum, tinggi kuburan tersebut masih sekitar setengah meter,” katanya.

Ali Bujang mengatakan, kala itu mereka tidak langsung memberitahu masyarakat.

“Makam itu memiliki batu nisan yang berbeda dari batu nisan makam lainnya,” ujarnya.

Sehingga mereka memilih bertanya terlebih dahulu pada ulama untuk memastikan identitas pemilik makam.

“Kami tahu kalau kuburan itu bertambah tinggi dari sebelumnya ketika ada saudara Suku Panyalai yang hendak dimakamkan,” ujarnya.

Baca Juga: Makam Meninggi di Padang Pariaman, Geolog Berkomentar

Sementara untuk video dan foto yang viral di media sosial sampai saat ini belum diketahui asal mula beredarnya.

Namun setelah video makam menggelembung ini viral, tiga hari lalu perangkat nagari dan warga mulai banyak berdatangan untuk melihat lansung kejadian tersebut.

Menurut Wali Korong Sungai Asam, Anuar SE (43), semenjak hari Kamis sudah banyak pengunjung datang melihat langsung kuburan meninggi.

Pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan melakukan penelitian terhadap fenomena tumpukan atau pengelembungan tanah makam yang meninggi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *