Mahfud MD: Politik Dinasti Tidak Harus Bertujuan Buruk

0
(0)

Jakarta – Pemilihan Umum Kepala Daerah tahun 2020 menjadi perbincangan panas akhir-akhir ini lantaran munculnya banyak statement yang menegaskan bahwa Pilkada serentak 2020 tersusupi politik dinasti.

Hal inipun langsung ditanggapi dengan cepat oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Dikatakan bahwa dak ada hukum yang mengatur seorang kerabat pejabat publik tidak boleh maju diri sebagai calon kepala daerah.

Mahfud mengatakan, praktik nepotisme atau kekerabatan tidak bisa dihindari, termasuk dalam gelaran Pilkada 2020 yang akan digelar pada 9 Desember. Dirinya juga mengatakan bahwa hal ini tidak hanya terjadi di Surabaya, melainkan di berbagai negara besar.

“Mungkin kita sebagian besar tidak suka dengan nepotisme. Tetapi harus kita katakan, tidak ada jalan hukum atau jalan konstitusi yang bisa menghalangi orang itu mencalonkan diri berdasarkan nepotisme atau sistem kekeluargaan sekalipun,” kata Mahfud dalam diskusi daring ‘Pilkada dan Konsolidasi Demokrasi Lokal’, Sabtu (5/9/2020).

Perlu diingat, Mahfud juga menegaskan bahwa praktik politik kekerabatan ini tidak melulu bertujuan buruk.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tiru Gus Dur, Rizal Ramli Sarankan RI Bayar Utang Pakai Hutan

Sat Sep 5 , 2020
0 (0) Jakarta – Tiru trik Gus dur dalam membayar hutang, Eks Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menyarankan Indonesia menukar utang dengan konservasi hutan. “Kita bisa sebetulnya tukar lingkungan hidup dengan pengurangan utang. Waktu saya menjadi Menteri Maritim tahun 2000-an, Jerman kritik Indonesia tukang rusak hutan,” ceritanya melalui konferensi […]