by

Loading Website Lambat Menghilangkan Kepercayaan Pelanggan

Jakarta – Siapa sih yang mau menunggu lama untuk mengakses internet? Faktor kecepatan berperan besar dalam membuat seseorang betah mengakses internet. Sebaliknya jika website membutuhkan waktu lama saat diakses, seseorang akan malas untuk mampir lagi ke website tersebut.

Berdasarkan riset Google, 80% pengunjung tidak akan pernah kembali lagi ke website yang loadingnya lambat. 49% di antaranya akan kehilangan kepercayaan pada website tersebut, dan 44% di antaranya akan memberitahukan kekecewaan mereka ke orang lain. Sehingga, bisa semakin banyak yang tidak percaya dengan kualitas website hingga kualitas bisnis pemilik website tersebut.

Menurut survey, 90% orang akan meninggalkan website yang loadingnya lebih dari 5 detik. Dilansir dari blog Niagahoster, kecepatan loading website yang ideal adalah di bawah tiga detik. Semakin cepat juga akan semakin baik, terutama jika website tersebut digunakan untuk tujuan bisnis.

Selain sebagai salah satu tolok ukur kepuasan pengunjung, kecepatan loading website menjadi salah satu faktor ranking Google. Jika website lambat, dipastikan peringkatnya akan turun di hasil pencarian.

Berikan Tips untuk Percepat Loading Website

Dengan digitalisasi yang semakin marak dilakukan, website kini dimiliki oleh semakin banyak orang. Bahkan orang-orang yang masih awam dengan website. Sehingga, ketika website mengalami masalah loading yang lebih lambat dari sebelumnya, mereka dilanda kebingungan.

Niagahoster, dalam komitmen dan misinya untuk membantu jutaan orang di Indonesia memaksimalkan potensi internet, beberapa waktu lalu mengadakan event Break Talk untuk memberikan tips dan informasi dalam mengatasi website lambat. Event yang diadakan melalui Instagram Live tersebut menghadirkan Nasrul Gunawan, Senior Backend Engineer Stockbit, sebagai narasumber.

“Tips atau cara yang paling ampuh untuk mempercepat loading website bagi pemula adalah memanfaatkan plugin yang sudah tersedia di CMS (content management system) seperti WordPress. Banyak plugin yang bisa digunakan dengan mudah oleh pemula, jadi tidak perlu susah-susah coding,” ujar Nasrul.

Lebih detil lagi, ia melanjutkan, pemilik website bisa melakukan pengecekan terlebih dahulu untuk mengetahui masalah yang dialami oleh websitenya hingga menyebabkan loading lambat. “Banyak hal yang bisa menyebabkan website loading lambat. Dari pengecekan tersebut, pemilik website bisa mengatasi dengan solusi terbaik,” katanya.

Optimasi Tampilan dan Performance Website

Penyebab loading lambat pada website bisa beragam. Nasrul mengatakan, salah satunya adalah karena tampilan website yang berat untuk diakses. “Untuk mengatasi hal tersebut sebenarnya sudah banyak tutorial di internet, salah satunya yang disajikan oleh blog Niagahoster,” katanya.

Mendesain website dengan tema yang bagus, serta melengkapi website dengan beragam gambar atau video pendukung, akan membuat website semakin menarik. Namun, tampilan tersebut justru bisa menjadi faktor yang mempengaruhi kecepatan website.

Dilansir dari blog Niagahoster, optimasi tampilan website bisa dilakukan dengan memilih tema yang ringan, mengunggah gambar dengan ukuran tidak lebih dari 100 KB, dan menggunakan metode embed video. Mengurangi penggunaan plugin dan tampilan iklan di website juga bisa dilakukan agar loading website semakin cepat.

Selain itu, memilih layanan hosting dengan kualitas baik juga akan mempengaruhi performa website. Contohnya, memilih layanan hosting yang menggunakan LiteSpeed server yang merupakan server tercepat di dunia, serta layanan hosting yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan website yang beragam. Sehingga, website dan bisnis tetap dipercaya pelanggan.(nuh)