by

Lima Pasar Hewan di Grobogan Jateng Ditutup

Grobogan: Lima pasar hewan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) ditutup usai tiga kambing dan dua sapi positif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Penutupan selama dua pekan dan tiga pekan. Tapi apabila kasusnya berkembang, penutupan akan dilanjutkan,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Grobogan Riyanto, Sabtu (28/5/2022).

Rincian pasar hewan tersebut, Riyanto merinci, yakni Pasar Hewan Ketitang di Kecamatan Godong, Pasar Hewan Kunden di Kecamatan Wirosari, dan Pasar Hewan Kalongan di Kecamatan Purwodadi.

“Pasar Hewan Ketitang ditutup tiga pekan, pasar Kunden dan Pasar Kalongan dua pekan,” ujarnya.

“Ada pasar hewan dengan ukuran lebih kecil juga ditutup. Ketiganya pasar hewan di Sulursari Kecamatan Gabus, dan di Tuko Kecamatan Pulokulon,” tambahnya.

Riyanto mengatakan, hasil laboratorium positif PMK keluar pada Senin (23/5/2022) lalu.

“Dari pengawasan lalu lintas hewan yang kami lakukan pada Jumat (20/5/2022) lalu, hasil lab keluar hari Senin. Ada 13 sampel yang kami kirimkan, 10 kambing dan tiga sapi. Tiga kambing dan dua sapi positif PMK,” jelasnya.

Riyanto meminta masyarakat, khususnya peternak untuk segera melaporkan kepada dinas dan instansi terkait apabila menemukan hewan ternak dengan ciri-ciri PMK.

Yakni luka-luka di moncong, bibir, lidah, dan gusi, serta panas dengan suhu hingga 41-42 derajat.

“Kalau sudah banyak luka begitu kan biasanya tidak doyan makan dan akan pincang tidak bisa berdiri. Masyarakat silahkan lapor ke kami, nanti akan diberi penanganan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Riyanto menyatakan, seluruh hewan yang memiliki ciri-ciri PMK akan diperlakukan sebagai positif PMK. Sebab, biaya tes di laboratorium mahal, sehingga lebih efektif dengan cara demikian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.