Libur Panjang, Kunjungan Wisatawan ke Bali Meningkat

5
(1)

Denpasar: Lima hari libur panjang, kunjungan wisatawan di Bali melonjak hingga 200 persen.

Salah satu destinasi wisata dituju banyak pengunjung adalah Desa Wisata Penglipuran. Puncak kunjungan terjadi pada tanggal 28-29 oktober mencapai 500 orang per hari didominasi wisatawan domestik, dari sebelumnya hanya 150 hingga 175 orang per hari.

“Bali khususnya Penglipuran masih menjadi destinasi favorit,” kata pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Nengah Moneng dikonfirmasi RRI.co.id di Bangli, Minggu (1/11/2020).

Kendati lonjakan pengunjung terjadi, pihaknya tidak mau kecolongan, protokol kesehatan tetap dijalankan dengan tertib.

“Protokol kesehatan tetap jalan, tamu juga sudah disiplin, walaupun ada satu dua yang masih lupa menggunakan masker setelah minum atau makan, kami juga terus mengingatkan melalui sound sistem setiap jam untuk memberi imbauan agar mengedepankan protokol kesehatan dan menerapkan 3M,” bebernya.

Limpahan kunjungan wisatawan juga terjadi di DTW Tanah Lot. Manager operasional DTW Tanah Lot I Ketut Toya Adnyana mengatakan sejak kamis lalu kunjungan wisatawan lebih dari 2 ribu wisatawan, dari sebelumnya hanya 300 hingga 400 orang per hari.

“Kendala tidak ada, cuma kita atensi terus kita beritahukan kepada wisatawan yang mungkin lupa pakai masker kami ingatkan, kalau selama ini semua tertib melaksanakan protokol kesehatan,” bebernya.

Dia berharap, peningkatan kunjungan di tengah pandemi tetap terjaga hingga kembali bisa normal, namun demikian protokol kesehatan menjadi poin utama yang tetap diterapkan, sehingga memberikan liburan yang aman dan sehat bagi wisatawan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

India Buat Aplikasi Pesan Saingi WhatsApp

Mon Nov 2 , 2020
5 (1) Jakarta: India membuat aplikasi pesan, Secure Application for the Internet yang menyaingi kepopuleran WhatsApp dan Telegram. Melansir India Today, Senin (2/11/2020), aplikasi pesan buatan India ini rupanya merupakan ide Perdana Menteri India, Narendra Modi. Dirinya berharap agar India mampu membuat aplikasi kelas dunia yang mampu bersaing dengan lainnya. […]