Liberec Open 2020 : Novendra Priasmoro Lengkapi dengan Raihan Gelar Juara

0
(0)

Jakarta : Pasca memastikan raihan gelar Grand Master (GM), pecatur Indonesia IM Novendra Priasmoro menyempurnakan penampilan usai sukses merebut gelar juara Turnamen Catur Liberec Open 2020 di Liberec, Republik Ceko, yang berakhir Sabtu malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB (01/03/2020).

Menyelesaikan babak 8 Novendra (2493) yang sebelumnya dibabak 7 resmi meraih gelar GM dari 9 babak yang dimainkan finis dipuncak klasemen dengan raihan 8,5 angka kemenangan.

Pecatur binaan PT United Tractors ini nyaris meraih nilai sempurna, tapi pada partai terakhir, ia harus puas dengan hasil remis pada langkah ke-62 pertahanan Sisilia variasi Naga setelah bertarung 4,5 jam dengan pecatur Polandia Franciszek Sernecki (2218).

Usai tampil Novendra menyatakan, dirinya kesal saat bermain dibabak 9 karena sempat keliru mainkkan 8.d3, harusnya d4 biar permainan jadi liar terbuka. Langkah d3 terlalu lemah jadi bisa memaksakan hasil remis.

Meskipun dipastikan meraih gelar, Novendra mengaku agak kecewa karena hasil remis itu membuat tambahan rating nya berkurang 0,5 poin menjadi 12,5 poin.

“Agak gondok sih, karena seharusnya saya bisa,” tambah pecatur kelahiran Jakarta, 24 November 1999 itu.”

Berbeda pada turnamen sebelummnyya di Republik Ceko yakni Praha Open, pada turnamen Liberec Open 2020 ini, Novendra tampil sangat meyakinkan sejak babak pertama memimpin sendirian di posisi teratas dengan meraup 8,5 angka kemenangan, satu setengah poin di atas peringkat kedua yang diduduki MI Klaudia Kulon (2335) dari Polandia.

“Apa yang diraih Novendra di Liberec ini merupakan prestasi yg sensasional. Ia membuktikan dirinya sudah layak menyandang gelar GM di depan namanya,” kata Ketua Binpres PB Percasi,Kristianus Liem, yang mendampingi para pecatur Indonesia di turnamen tersebut.

Menurut Kristianus, hasil yang dicapai sangat menggembirakan dirinya maupun PB. Percasi karena Novendra disiapkan secara matang dan meraih gelar GM-nya secara murni.

Sementara itu, pecatur muda Indonesia berusia 13 tahun CM Aditya Bagus Arfan (2285) juga menuai hasil cukup lumayan diturnamen kedunya ini setelah menempati rangking kelima dengan total 6,5 poin.

Pada babak terakhir, Aditya menang atas pecatur putri Polandia Aneta Korosciel (1968).

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *