by

Level PPKM, Problem Utama Operasional Sektor Pariwisata

Jakarta: Ketua Perhimpunan dan Restauran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani optimis untuk membuka sektor pariwisata kembali di Indonesia.

Namun, ia mengatakan masih ada satu permasalahan yang membuat sektor pariwisata belum mendapat izin dari Pemerintah Daerah setempat.

“Dari sisi prokes sudah siap dari tahun lalu. Problemnya adalah bagaimana level PPKM ini bisa segera turun,” ungkap Hariyadi dalam keterangan pers virtual melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, seperti dikutip RRI.co.id, Rabu (29/9/2021).

BACA JUGA: Hotel dan Restauran Mulai Beroperasi, Prokes Ketat

Sementara dari segi kesiapan, Hariyadi menegaskan pihaknya telah siap untuk membuka kembali sektor pariwisata.

Ia menyebut dari sisi pelayanan hingga ke pelaku industri semua sudah melakukan vaksinasi secara lengkap.

Menurut catatan PHRI, Hariyadi menyebut terdapat 10.131 unit usaha (outlet) baik hotel maupun restoran yang sudah menerapkan QR code di pintu-pintu masuk sebagai syarat penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Jadi kami (PHRI) totalnya tiga kali melakukan revisi untuk prokes yang disesuaikan oleh Kemenkes (Kementerian Kesehatan) berikutnya Kemenparekraf ( Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) yang kemudian disebut CHSE. Jadi kami sudah siap,” ujarnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *