by

Level lll Siaga, Status Semeru Meningkat

Lumajang : Kepala Seksi Operasi Kantor Search And Rescue (SAR) Jawa Timur ketika dikonfirmasi RRI membenarkan adanya peningkatan aktifitas vulkanologi Semeru sehingga status Gunung Semeru ditingkatkan menjadi level lll siaga.

Menurut Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya I Wayan Suyatna data tersebut berdasarkan informasi dan koordinasi dengan sejumlah elemen terkait.

Untuk itu Masyarakat diminta selalu waspada dan selalu mematuhi aturan yang ada agar selamat dan menjauhi Daerah Aliran Sungai (DAS) Semeru maupun mematuhi batas batas yang boleh dan tidak boleh dilalui serta menjauhi zona merah.

“Benar sekali status Gunung Semeru dari level ll saat ini menjadi level lll,” katanya, Jumat (17/12/2021)

Sementara itu berdasarkan data dari Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Jakarta data dari Pos Pantau Gunung Api Semeru Lumajang Jawa Timur di Gunung Sawur status Gunung Semeru Naik menjadi Level III.

Untuk itu PVMBG Meminta Aktivitas di Wilayah Tenggara Hingga Besuk Kobokan Dihentikan Sementara

Peningkatan status Gunung Semeru dari level II atau ‘waspada’ menjadi level III atau ‘siaga’ perlu menjadi perhatian, mengingat Awan Panas Guguran (APG) masih berpotensi terjadi.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Andiani mengatakan, peningkatan status Gunung Semeru itu diikuti dengan perluasan area cakupan terdampak material vulkanik di wilayah tenggara yang meluas ke sisi barat dan timur dari jalur aliran lava utama di Besuk Kobokan.

Untuk itu, PVMBG meminta agar seluruh aktivitas di sepanjang jalur itu agar dihentikan dan dikosongkan sejauh 13 kilometer dari puncak.

“Masih ada potensi terjadinya APG dan gempa-gempa di permukaan. Kami meminta agar seluruh aktivitas masyarakat di sisi tenggara hingga Besuk Kobokan ditiadakan untuk sementara waktu,” ujarnya.

Andiani menambahkan, untuk upaya percepatan penanganan bencana APG Gunung Semeru seperti pembersihan material vulkanik, pembukaan jalan, evakuasi dan pemulihan sarana dan prasarana oleh seluruh stakeholder gabungan masih memungkinkan untuk dilakukan, namun seluruh tim yang bertugas harus selalu berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Semeru.

“Rescue terbatas masih dimungkinkan namun tetap harus berkoordinasi dengan pos pantau. Upaya-upaya pemulihan lainnya masih memungkinkan namun terbatas dan harus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api,” tutup Andiani.

Andiani juga meminta kepada seluruh masyarakat di sekitar Gunung Semeru agar selalu memperbarui informasi terkait perkembangan dan kenaikan level Gunung Semeru melalui PVMBG, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Semeru, BNPB, BPBD setempat dan instansi terkait lainnya. Dia berharap agar masyarakat tidak terpancing dengan isu dan kabar yang tidak benar yang disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. KA

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *