by

Lawan PMK, Mentan Ajak Camat Sinergi

Jakarta: Menteri Pertaninan (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penanganan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak bisa dilakukan sendiri atau satu sektor saja.

Untuk itu, pihaknya meminta para Camat yang berada di berbagai daerah untuk ikut hadir menjawab tantangan wabah PMK.

“Tentu saja menghadapi hal ini tidak bisa satu sektor saya bergerak, tidak bisa Kementan aja tidak bisa Dirjen Peternakan saja tidak bisa, harus bersama-sama,” ungkap Syahrul dalam sosialisasi Penanganan PMK pada Camat di Seluruh Indonesia, seperti dikutip dari YouTube resmi BPPSDMP Kementan RI, Selasa (12/7/2022).

Mentan meyekini, Camat merupakan sosok yang paling mengenal karakteristik daerah yang dipimpinnya. Begitu pula dengan kebutuhan yang diperlukan masyarakat sekitar untuk ikut bersama menangani PMK, termasuk para peteranak.

Selain itu, Mentan juga meminta agar para Camat bisa menggerakkan Kepala Desa di bawah Kecamatannya dengan bantuan TNI-Polri, untuk melihat kondisi para peternak yang ada di daerahnya.

“Tolong pak camat saya minta tolong minta bantuan untuk pak camat menggerakkan kepala desa menggerakkan aparat bersama-sama tni-polri yang ada di wilayahnya di komandoi oleh pak camat. Kira-kira begitu untuk melihat Seperti apa peternak yang ada,” papar dia.

Lebih lanjut, dia juga meminta agar masyarakat tidak perlu panik dan tidak menganggap enteng wabah PMK.

Sebab, kata Syahrul, Indonesia telah memiliki pengalaman. Semisal dalam pengendalian pandemi Covid-19.

Selain itu, ia memastikan, wabah PMK ini dipastikan tidak menular ke manusia.

“Yang paling penting tidak berbahaya bagi manusia,” tandas dia.

Sebagai informasi, wabah PMK telah menyebar di 21 provinsi dan tersebar di 241 Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia.

Adapun total ternak yang sakit mencapai 362.263 ribu ekor, sembuh mencapai 136.680 ekor. Kemudian sisa yang belum sembuh ada 219.601 ekor dan vaksinasi mencapai 474.107 ekor.

Data ini dihimpun langsung dari situs resmi penanganan PMK, siagapmk.id, Selasa (12/ 7/2022) pukul 13.00 WIB.