Langgar Protokol Kesehatan, Tim Ferrari Kena Peringatan FIA

0
(0)

Jakarta–Federasi Otomatif Internasional (FIA) memperingatkan Ferrari karena kedapatan melanggar protokol Covid-19 pasca-Grand Prix Australia, akhir pekan lalu.

Pebalap Ferrari Charles Leclerc dan Sebastian Vettel ketahuan berinteraksi dengan orang-orang yang berada di luar kelompok yang telah ditentukan untuk Grand Prix.

Leclerc bahkan pulang ke rumahnya di Monako setelah finis runner-up di seri pembuka itu, sementara siaran televisi memperlihatkan Vettel berbicara dengan para petinggi tim Red Bull, tanpa mengenakan masker, di paddock sirkuit Red Bull Ring.

“Ferrari telah diberi peringatan jika melakukan pelanggaran kode Covid-19 lebih lanjut maka akan dipanggil ke steward,” kata juru bicara FIA seperti dilansir Reuters.

Peringatan itu lebih ke soal menghargai sistem grup yang telah diterapkan dan perlunya “social distancing” ketimbang plesiran Leclerc ke Monako.

Kode Covid-19 FIA menyebutkan bahwa setiap waktu yang dihabiskan di luar venue tertutup “harus dihabiskan dengan anggota dari kelompok yang sama, menjaga interaksi dengan orang di luar grup minimal.”

Pebalap Mercedes Valtteri Bottas juga kedapatan pulang ke Monako setelah menjuarai GP Austria namun tetap bersama orang-orang dari kelompokny, yaitu sang kekasih; pesepeda asal Austria Tiffany Cromwell, dan pelatihnya.

Sejumlah petinggi tim juga meninggalkan Red Bull Ring, termasuk Zak Brown dari tim McLaren.

Kepala tim McLaren Andreas Seidl mengatakan Brown harus terbang untuk urusan bisnis namun ia tetap menjalankan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan mengisolasi diri. (SD/ ant)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

China Peringatkan Munculnya Wabah Pneumonia Misterius yang Lebih Mematikan dari Virus Corona di Kazakhstan

Sat Jul 11 , 2020
0 (0) Beijing – Kedutaan besar China di Kazakhstan memperingatkan munculnya pneumonia misterius yang mematikan, setelah negara pecahan Uni Soviet itu melaporkan lonjakan kasus pneumonia sejak Juni. “Tingkat kematian dari penyakit ini jauh lebih tinggi daripada virus corona. Departemen kesehatan negara itu sedang melakukan penelitian komparatif terhadap virus pneumonia, tetapi […]