by

Kurir Sabu Diringkus, Peredaran Ganja Diungkap

Palangka Raya : Badan Narkotika Nasional (BNNP) Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil meringkus dua kurir narkoba jenis sabu seberat lebih dari 2 ons.

Menurut Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kalteng, Agustiyanto, kedua tersangka, berinisil AA (43) warga Kota Palangka Raya dan AH (41) warga Kabupaten Kotawaringin Timur.

Pengungkapan kasus ini dijelaskan Kabid, bermula dari penangkapan AH di Jalan Bukit Permai, Kelurahan Baamang, Kecamatan Baamang Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 220 gram serta satu unit ponsel dan timbangan digital.

Ditambahkan Agustiyanto, barang haram ini dibawa tersangka dari Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan selanjutnya akan diedarkan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Saat itu tersangka AA datang ke rumah AH dan langsung dilakukan penangkapan serta penggeledahan. Kemudian didapati lebih dari 2 Ons sabuKedua tersangka dikenakan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” kata.Agustiyanto, Sabtu (26/6/21).

Sementara itu, pihak BNNP Kalteng juga berhasil mengungkap peredaran daun ganja asal Aceh dengan berat hampir setengah kilogram dari Kabupaten Murung Raya.

Berdasarkan penyelidikan, pihak BNNP berhasil menangkap salah seorang tersangka berinisial DS (41) warga Kabupaten Murung Raya beserta barang bukti paketan ganja seberat setengah kilogram.

Lanjut dikatakan Agustiyanto, awalnya pihak BNNP Sumatra Utara mencurigai pengiriman barang menuju Kalteng melalui jasa pengiriman JNE menuju Banjarmasin. Kemudian paketan tersebut dikirimkan ke Kota Purukcahu.

Benar saja kata Agustiyanto, ketika petugas mendatangi tersangka yang saat itu mengambil paketan, ditemukan ganja kering kiriman dari Aceh dengan kualitas terbaik.

“Ternyata ini di Kalteng ada juga peredaran ganja asal Aceh. Kami berhasil ungkap ini dikirim melalui jasa pengiriman. Memang kualitas baik. Berdasarkan pengakuan tersangka DS akan diedarkan di perusahaan batubara,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 111 ayat (1) UU RI Tahun 2009 tentang Narkotika. (imr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *