by

Kunjungan ke Bali Naik 25 Persen

Jakarta: Seiring diperbolehkannya surat hasil rapid tes antigen sebagai syarat perjalanan transportasi udara di wilayah Jawa-Bali, kunjungan wisatawan di Bali menjadi lebih meningkat.

“Setelah revisi peraturan PCR kembali kepada antigen, Alhamdulillah kunjungan wisatawan di Bali terutama dengan kedatangan wisatawan nusantara bergerak kembali ke arah positif,” ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam weekly press briefing, Senin (8/11/2021).

Sandi melaporkan adanya peningkatan perjalanan wisata lokal ke Bali yang telah mencapai sekitar 9.500 wisatawan atau naik dari sebelumnya yang berada di angka 8.000 wisatawan.

“Jadi tanggal 5 sudah berada di 9.900 dan jika di rata-rata dalam 3 days moving average angkanya sudah mencapai 9.500 lebih. Berarti ini ada peningkatan sekitar 20-25 persen diakibatkan perubahan ketentuan testing,” kata Sandi.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan pelaku perjalanan udara masuk dan keluar Jawa-Bali yang sudah divaksin dua kali, diizinkan menggunakan hasil tes antigen yang sampelnya diambil H-1 sebelum keberangkatan. Aturan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 57 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, Level 1 Covid-19 Jawa-Bali.

Sementara, pelaku perjalanan yang baru divaksin satu kali wajib mengunakan tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR) yang sampelnya diambil pada H-3 sebelum keberangkatan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *