KPU Minta Perkara Hasyim Asy’ari Tak Dihubungkan ke Pihak Keluarga

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI meminta kepada publik agar tidak menyangkutpautkan keluarga Ketua Hasyim Asy’ari dengan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI yang menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terkait kasus dugaan asusila.

“Kami memohon kepada teman-teman media jika memungkinkan urusan Pak Hasyim dengan putusan DKPP itu dibatasi di Pak Hasyim. Jangan dibawa ke keluarganya, ini kan tidak benar situasi semacam ini,” kata Anggota KPU RI Agust Mellaz dalam keterangannya kepada wartawan dikutip Sabtu, 6 Juli 2024.

Mellaz menegaskan, keluarga Hasyim tidak menjadi bagian dari kasus pelanggaran etik penyelenggara pemilu. Sebab, kata dia, KPU menemukan ada banyak sekali pemberitaan yang menyeret keluarga Hasyim.

“Kan anak istri bukan bagian dari yang harusnya jadi masalah, tapi kalau kita lihat diperhatikan berita-berita, ya tentu kita minta kebesaran hati bersama,” ungkap dia.

Menurut dia, keluarga dari Hasyim memiliki ranah privat yang tidak boleh diganggu. Apalagi, ikut terseret-seret dalam perkara ini.

“Mereka kan punya hak pribadi yang jangan sampai kita sentuh juga,” ujar Mellaz.

Lebih jauh, Mellaz mengungkapkan, KPU tetap menghormati putusan DKPP. Untuk itu KPU akan fokus melanjutkan tahapan Pilkada Serentak 2024 yang sedang berlangsung.

“Sebagaimana kami tegaskan kemarin, nanti Pak Afif akan mengakomodir kami semua dalam rangka menyiapkan segala agenda-agenda kebutuhan kami terkait dengan tugas kewajiban KPU,” tandasnya.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *