Korupsi Tol MBZ, Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka

Jakarta – jalan tol tersebut juga memiliki arti nama Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) telah di korupsi. Hal ini di sampaikan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang telah menetapkan tiga orang tersangka korupsi pekerjaan pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat.

Diketahui, Korupsi yang terjadi termasuk on/off ramp (jalan penghubung) pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat. Akibat korupsi ini, merugikan keuangan negara hingga triliunan rupiah.

“Akibat perbuatan tersebut telah merugikan keuangan negara yang berdasarkan hasil sementara bisa naik bisa turun. Kurang lebih Rp1,5 triliun,” kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kuntadi di kantornya, Rabu (13/9/2023).

Ketiga orang tersebut adalah Direktur Utama pada PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) 2016-2020 DD. Kemudian Ketua Panitia Lelang PT JJC, YM; dan Staf Tenaga Ahli Jembatan PT LAPI Ganeshatama Consulting, TBS.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat atau Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ). (Foto: Dok Antara)
Menurutnya, dalam pelaksanaan pekerjaan diduga ada perbuatan melawan hukum persekongkolan jahat. Terutama untuk mengatur spesifikasi barang yang dimaksudkan untuk menguntungkan pihak tertentu dan pengurangan volume pekerjaan.

“Sehingga atas perbuatan tersebut menimbulkan kerugian keuangan negara,” ujarnya. ia menyebut penetapan tersangka ini jugta telah melalui serangkaian proses penyidikan.

Setidaknya sekitar 146 saksi juga telah diperiksa terkait kasus ini. “Telah menemukan minimal dua alat bukti yang kami anggap cukup,” ujarnya.

Ketiga tersangka dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung. Penahanan dilakukan selama 20 hari terhitung sejak 13 September hingga 2 November 2023.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *