by

KKP Targetkan Pengurangan Sampah Laut Hingga 70 Persen

Jakarta: Kementerian Kelauatan dan Perikanan (KKP) menargetkan pengurangan sampah hingga 70 persen pada tahun 2030 mendatang.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, target ini dibuat karena peningkatan jumlah sampah masih terjadi dan menjadi ancaman nyata pencemaran laut. Data menyebutkan, pada 2018 lalu peningkatan sampah di laut mencapai 0,27 hingga 0,59 juta ton per tahunnya.

“Meningkatnya jumlah sampah yang mencemari laut masih menjadi tantangan, 0,27 hingga 0,59 juta ton per tahun selama tahun 2018 (LIPI, 2018),” katanya seperti dikutip dalam Rakernis Transformasi BRSDM Menuju BPSDM yang disiarkan YouTube BRDSM TV, Rabu (3/8/2022).

Untuk mencapainya, Sakti berencana memulai program Bulan Cinta Laut khusus nelayan Oktober mendatang. Dengan demikian, dalam bulan tersebut tidak perlu melaut mencari ikan, tetapi tetap mendapat penghasilan dari mengumpulkan sampah di laut.

Sakti mengungkapkan, sampah yang dikumpulkan nelayan itu nantinya akan dihitung berdasarkan berat. Semisal 1kg setara dengan harga ikan terendah.

“Jadi nelayan tetap bisa mendapatkan penghasilan dalam satu bulan itu tapi bukan lagi ikan yang diambil tapi sampah,” ujarnya.

KKP juga, kata Sakti, juga akan membangun kerja sama dengan kementerian lain untuk mengolah sampah ini menjadi raw material.

Termasuk pabrik-pabrik, sosiopreneur, serta start up yang ingin ikut terlibat mengolahnya hingga memiliki nilai ekonomi.

“Ini yang saya sampaikan di UN Ocean Conference dan mendapat apresiasi luar biasa karena suatu kegiatan yang sangat kongkrit bagaimana Indonesia dengan luasan wilayah yang begitu besar terhadap lauta. Dan itu mempunya kontribusi yang signifikan terhadap perubahan iklim,” katanya, melanjutkan.