Kirim ilmuwan ke Wuhan selidiki asal-usul COVID-19

5
(1)

Badan Kehatan Dunia, WHO (World Health Organization) akan mengirim 10 orang tim ahli yang terdiri dari para ilmuwan ke Wuhan China.

Tim ahli tersebut akan menyelidiki asal-usul virus Corona (COVID-19) diduga merebak di Wuhan, tepatnya di pasar basah Huanan serta menyelidiki orang-orang yang telah bebas dari Corona di negara itu.

Direktur Kedaruratan WHO, Michael Ryan mengatakan, para ahli akan melakukan perjalanan pada awal Januari 2021.

“Pada Minggu pertama Januari 2021. Akan ada pengaturan karantina, tentu saja, kami harus melakukannya. Seperti biasa, kami harus mematuhi apa pun pengaturan untuk manajemen risiko dalam perjalanan saat kedatangan dan di China sendiri,” kata Ryan dilansir AFP, Sabtu (19/12/2020).

Seorang ahli biologi dalam tim yang melakukan perjalanan ke Wuhan mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa WHO ingin menelusuri asal muasal demi mencegah wabah di masa depan.

“Ini benar-benar bukan tentang menemukan negara yang bersalah,” kata Fabian Leendertz dari Robert Koch Institute Jerman.

“Ini tentang mencoba memahami apa yang terjadi dan kemudian melihat apakah berdasarkan data tersebut, kami dapat mencoba mengurangi risiko di masa depan,” tambahnya.

Dr Leendertz mengatakan tujuannya adalah untuk mengetahui kapan virus Corona COVID-19 mulai beredar dan apakah itu berasal dari Wuhan atau tidak. Disebutkan, misi itu diharapkan berlangsung selama empat atau lima minggu.

Butuh negosiasi selama berbulan-bulan agar WHO diizinkan melakukan investigasi di Wuhan itu.

Dikutip dari laman BBC, pihak China mulanya enggan menyetujui penyelidikan independen.

Selama pandemi virus Corona, hampir 1,7 juta orang meninggal dunia dan 75 juta orang terinfeksi secara global. Namun, pertanyaan tentang dari mana virus itu berasal dan bagaimana pertama kali menular dari hewan ke manusia masih menjadi misteri.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *