Keputusan DKPP Hanya Bersifat Perorangan, Jadi Gibran Sah Sebagai Cawapres

Jakarta – Setelah keputusan MK yang menyatakan uji materi syarat umur pencalonan presiden dan wakil presiden dan di putuskan bersalah oleh MKMK.

Setelah MKMK menyatakan pelanggaran etik, setelah itu DKPP juga menjatuhkan ketukan bersalah kepada komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang menjatuhkan pelanggaran etik kepada ketua KPU Hasyim Asyari dan enam anggotanya.

Dekan Fakultas Hukum Unair, Imam Prihandon mengatakan Tidak akan berpengaruh kepada pencalonan Gibran sebagai Wakil presiden (wapres).

“Keputusan DKPP tidak akan dan tidak mengubah terhadap gibran sebagai cawapres”, ujarnya.

Bahkan ia menyebut, Putusan DKPP hanyalah bersifat perorangan.

Jadi keputusan DKPP hanya menyatakan KPU terbukti bersalah secara etik dan secara hukum sudah benar.

Walaupun demikian, Pada akhirnya KPU mengubah persyaratan Capres dan cawapres dengan merivisi PKPU no.19 tahun 2023, tetapi revisi itu baru di teken pada tanggal 3 november 2023.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *